#sekolahtatapmuka#humaniora#beritalampung

Pembelajaran Praktik SMK Harus Dapat Izin Satgas Covid-19

( kata)
Pembelajaran Praktik SMK Harus Dapat Izin Satgas Covid-19
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Kemendikbud kembali memberi kelonggaran untuk sekolah menengah kejuruan (SMK) menggelar pembelajaran praktik. Hal itu disampaikan dalam paparan sosialisasi Surat Keputusan Bersama 4 Menteri pada 7 Agustus 2020 lalu.

Namun, meski begitu praktikum pada SMK hanya boleh dilakukan jika sekolah telah mendapatkan izin membuka belajar tatap muka dari Satgas Penanganan Covid-19. Hal itu diungkapkan oleh Kabid PSMK Disdikbud Lampung Zuraida, Minggu, 23 Agustus 2020.

"Iya sudah boleh (praktikum), tapi menunggu proses KBM tatap muka di kabupaten/kota dengan status zona hijau dan kuning," kata dia.

Ia menjelaskan, untuk membuka sekolah tatap muka sekolah wajib membentuk SOP belajar tatap muka di tengah pandemi. Selain itu, untuk mendapatkan izin sekolah juga harus ada kesepakatan dengan pihak komite dan wali murid.

"Rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten kota yang menjadi penentu akhir boleh atau tidak dilakukan belajar tatap muka," jelas Zuraida.

Sementara, Ketua MKKS SMKN Edi Harjito menyampaikan, untuk membuka KBM tatap muka sekolah juga wajib lolos verifikasi lapangan yang dilakukan Kacabdin masing-masing wilayah. Setelah itu, sekolah mesti terlebih dahulu mendapat izin menggelar KBM tatap muka dari Disdikbud Provinsi Lampung.

"Pelaksanaan praktikum harus tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan para murid," terang SMKN 1 Bandar Lampung itu.

Diketahui, terdapat 3 daerah yang telah menggelar KMB tatap muka. Daerah yang dimaksud antara lain Kabupaten Tulangbawang, Mesuji, dan Tulangbawang Barat.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...


Berita Terkait



Komentar