#sekolah#PTM

Pembelajaran Double Shift Dinilai Beratkan Pendidik

Pembelajaran Double Shift Dinilai Beratkan Pendidik
Ilustrasi. Pembelajaran tatap muka. Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Bandar Lampung telah berjalan selama sebulan. Menurut Ketua MKKS SMAN Lampung Hendra Putra, sistem double shift yang diterapkan selama PTM memberatkan tenaga pendidik.

Ia menjelaskan, ada dua model pembelajaran yang digunakan sekolah selama PTM terbatas yakni double shift dan blended learning.

Baca juga: Sekolah PTM di Bandar Lampung akan Ditambah

Hendra mengungkapkan, sistem blended learning menjadi model pembelajaran yang efektif selama PTM terbatas. Sebab, guru bisa sekaligus mengajar secara online maupun offline.

"Pada sistem blended learning, guru yang mengajar di kelas terhubung secara online kepada murid yang belajar dari rumah," ungkapnya, Senin, 11 Oktober 2021.

Pada model pembelajaran double maka guru harus mengajar dua kali yakni pagi dan siang. Sebab, kapasitas kelas dibatasi maksimal 50 persen untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Dalam evaluasi 1 bulan PTM, saat ini masih blended learning yang paling efektif," kata Kepala SMAN 2 Bandar Lampung itu.

Ia menambahkan, untuk penerapan protokol Kesehatan sekolah tidak mengalami kendala selama menggelar uji coba. Semua protokol sejak peserta didik datang hingga pulang diterapkan dengan baik.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait