#jalan#infrastruktur

Pembebasan Lahan untuk Jalan Dua Jalur di Tubaba Sudah Capai 93 Persen

Pembebasan Lahan untuk Jalan Dua Jalur di Tubaba Sudah Capai 93 Persen
Salah seorang warga melintas dijalan dua jalur yang sedang dubangun di dekat tugurato Panaraganjaya. (Merwan)


Panaragan (Lampost.co) -- Pembebasan lahan pembangunan jalan dua jalur Tugurato-Pasar Panaraganjaya, Tulangbawang Barat (Tubaba) sepanjang 1,9 KM sudah mencapai 93 persen. Meskipun demikian, pembangunan fisiknya terus berlanjut dan sudah mencapai 90 persen dan pekerjaan ditargetkan selesai 8 Agustus 2021.

"Kalau lahan yang belum selesai dibebaskan hanya tinggal sekitar enam titik lagi hitungannya sudah mencapai 93 persen. Dan bisa dikatakan sudah hampir selesai," ujar Kadis Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tubaba, Rizal Irawan kepada lampost.co, Rabu, 28 Juli 2021.

Rizal mengatakan untuk menyukseskan pembangunan jalan dua jalur di sepanjang jalan utama tersebut tim pembebasan lahan terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Sebab, pembangunan jalan dua jalur tersebut ditargetkan selesai tahun ini.

 "Kalau anggaran pembebasan lahannya sudah siap dalam APBD 2021. Kendalanya, ada warga yang masih keberatan lahannya digusur sebelum mereka menerima uang kompensasi. Kendalanya, pembayarannya tetap melalui proses adminitrasi dan saya optimis semua selesai tahun ini," kata dia.

Dia memgakui pembebasan lahan jalan utama tersebut sudah dilakukan sejak 2012 hingga 2021. Namun, warga pemilik lahan masih enggan menerima kompensasi karena menolak hasil penghitungan tim apprisal. Dalam pembebasan lahan tersebut, pemkab hanya menyiapkan kompensasi untuk bangunan yang terdampak perluasan jalan.

"Alhamdulillah masyarakat mulai sadar akan pentingnya pembangunan. Makanya, pembangunan jalan dua jalur ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan," kata dia.

Dia menjelaskan untuk kegiatan pembebasan lahan masuk dalam anggaran Dinas Perkimta sedangkan untuk kegiatan pembangunan jalan dua jalur masuk dalam kegiatan Dinas PUPR setempat.

"Perlu diketahui tahun ini pemkab menyiapkan anggaran Rp9 miliar untuk pembebasan lahan untuk kepentingan umum, salahsatunya perluasan jalan tugu rato-pasar Panaraganjaya," ujarnya.

Kegiatan Fisik sudah mencapai 90 persen

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tubaba menyatakan kegiatan fisik pembangunan jalan dua jalur tugu rato-Pasar Panaraganjaya sudah mencapai 90 persen. Kegiatan senilai Rp23,3 miliar yang dikerjakan PT. Mayang Sari Prima tersebut sesuai kontrak selesai 8 Agustus 2021.

Kegiatan tersebut terbagi dua kegiatan yakni pembuatan jalan dua jalur Tugurato-Pasarpanaraganjaya dan pengerasan jalan dua jalur menuju kota uluan nughik sampai lokasi polres Tubaba.

"Berdasarkan hasil kegiatan fisik dilapangan saat ini sudah mencapai 90 persen," ujar Kabid Bina Marga, Dinas PUPR setempat, Sumardi, Rabu 28 Juli 2021

Dia mengakui dalam kegiatan tersebut sempat terkendala karena pembebasan lahan. Namun, sepanjang kegiatan berjalan warga terus mendukung kegiatan pembangunan tersebut meskipun kegiatan dilakukan secara bertahap.

"Sekarang Ini pekerjaan hanya tinggal pemasangan median jalan dan tiang lampu. Untuk hotmix  tinggal sisi kiri dan akan digelar menunggu pemasangan drenase dan median jalan selesai," kata dia.

Dia mengakui pemasangan drainase  beton disepanjang jalan tersebut tidak dilakukan seluruhnya. Sebab, dalam kegiatan tersebut hanya disiapkan anggaran sepanjang 1.100  meter. "Artinya, kegiatan drainase dilakukan dispot-spot tertentu. Untuk selanjutnya akan dilakukan tahun berikutnya," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait