#beritalampung#beritalampungterkini#infrastruktur#pembangunanjembatan

Pembangunan Jembatan di Bumirestu Gunakan Dana Tanggap Darurat

Pembangunan Jembatan di Bumirestu Gunakan Dana Tanggap Darurat
Sejumlah pekerja saat membangun jembatan di RT 028 Dusun Sukajadi 8, Desa Bumirestu, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Jumat, 25 November 2022. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Pembangunan jembatan di RT 028 Dusun Sukajadi 8, Desa Bumirestu, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, yang ambruk akibat diterjang banjir mulai dalam pengerjaan. Anggaran untuk pembangunan jembatan berasal dari dana tanggap darurat.

Kepala Desa Bumirestu, Sukiman, mengaku proyek pembangunan jembatan tersebut merupakan proyek dari Dinas PUPR Lamsel. Anggaran proyek berasal dari dana tanggap darurat.

"Setahu saya yang ngerjain-nya itu Pak Mas'ud dari Kecamatan Sidomulyo. Proyek ini memang usulan kami karena kondisi jembatan ambrol diterjang banjir," kata dia, Jumat, 25 November 2022.

Baca juga: Permasalahan Sungai Muncul Akibat Perubahan Penutup Lahan 

Terpisah, Pengawas Dinas PUPR Kecamatan Palas, Dedi mengaku proyek jembatan itu milik Dinas PUPR Lamsel melalui anggaran tanggap darurat. Namun, ia mengaku sejauh ini belum ada papan plang proyek karena kontrak belum turun.

"Jadi, proyek ini adalah penunjukan langsung. Kontraknya pun belum turun. Tapi, karena proyek ini dari dana tanggap darurat sehingga kontraktor ditunjuk langsung untuk mengerjakannya," katanya.

Sebelumnya, warga menduga pelaksanaan pembangunan jembatan ambrol itu siluman. Pasalnya, hingga kini belum diketahui sumber anggaran beserta nilai anggaran dan kontraktor mana yang mengerjakan.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, proyek pembangunan jembatan tersebut tidak dilengkapi papan plang poyek. Akibatnya, masyarakat tidak tahu siapa yang mengerjakan dan berapa besar anggaran proyek tersebut.

Dwi, salah satu warga setempat, mengakui tidak mengetahui siapa kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Bahkan, ia tidak tahu volume dan nilai proyek jembatan tersebut.

"Enggak tahu proyek dari mana, Mas. Soalnya enggak ada papan plang proyek. Tapi, memang jembatan ini ambrol sejak Juli 2022 lalu setelah diterjang banjir," kata dia belum lama ini.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait