plnimb

Pembangunan Gardu Induk di Sidomulyo Diduga Belum Kantongi IMB

Pembangunan Gardu Induk di Sidomulyo Diduga Belum Kantongi IMB
Lokasi pembangunan Gardu Induk PLN di Dusun Talangtoiba, Desa Talangbaru, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Lampost /perdhana


KALIANDA (Lampost.co) -- Diduga belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), proyek pembangunan Gardu Induk (GI) di Dusun Talangtoiba, Desa Talangbaru, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, sudah mulai dikerjakan, Kamis, 16 Juli 2020.

Berdasarkan informasi yang dihimpun lampost.co, PLN Unit Pelaksana Pembangkit (UPP) Lampung membangun GI dengan kapasitas 150 KV dibangun atas lahan seluas sekitar 2 hektare.

Proyek pembangunan GI yang dimulai sejak dua bulan silam itu merupakan jalur listrik Sebalang-Kalianda yang bertujuan untuk memperbaiki tegangan listrik di daerah sekitar. Pengerjaan pembangunan GI yang merupakan salah satu program strategis nasional itu dilakukan PT WA selaku rekanan atau pihak ketiga. 

Kepala Desa Talangbaru Ahmadi mengaku, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat permohonan pembuatan IMB terkait pembangunan GI 150 KV. 

"Belum ada sama sekali surat terkait untuk pembuatan IMB," kata dia kepada lampost.co, Kamis 16 Juli 2020. 

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti mekanisme perizinan pembangunan terkait milik pemerintah ataupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti GI yang berada di desanya. 

"Saya juga kurang paham kalau bangunan pemerintah apakah wajib miliki IMB," kata dia. 

Hal senada diungkap Camat Sidomulyo Rendy Eko Supriyanto apabila pihaknya belum menerima surat terkait pembuatan IMB GI 150KV.
"Belum ada surat usulan ataupun tentang IMB gardu induk, surat usulan itu dari desa dulu baru kesini, " kata dia. 

Berdasarkan pantauan lampost.co di lokasi pembangunan GI, nampak beberapa pekerja sedang mengerjakan pembangunan pagar yang terbuat dari kawat. Sedangkan bangunan yang terlihat baru base camp terbuat dari papan untuk menyimpan peralatan dan istirahat para pekerja. 

Sedangkan di sejumlah titik lahan tersebut sudah terpasang pondasi dan tumpukan material seperti batu dan pasir. 
"Kami baru mengerjakan pembuatan pagar saja," kata Rio (31) yang mengaku keamanan pembangunan proyek nasional itu. 

Menurutnya, rekanan yang mengerjakan pembangunan Gardu Induk dengan kapasitas sebesar 150 KV itu yakni PT WA.  "Kalau penanggung Jawab lapangan pak Toro, warga Pringsewu tapi jarang kesini," ujarnya. 

Saat ditanya terkait papan informasi pembangunan dan perizinan proyek yang dikerjakannya, ia hanya mengatakan saat ini hanya mengerjakan pembangunan pagar saja.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait