pembakaranbendera

Kesehatan Jiwa Pembakar Bendera Merah Putih di Lampura Diperiksa

Kesehatan Jiwa Pembakar Bendera Merah Putih di Lampura Diperiksa
dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polres Lampung Utara akan memeriksa kesehatan jiwa MA, wanita yang nekat membakar bendera Merah Putih. Aksi MA sempat ramai di sosial media.

"MA masih diperiksa di Polres Lampung Utara," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra, Senin 3 Agustus 2020.

Pandra memaparkan, MA akan dibawa dan diperiksa di RS Jiwa Provinsi Lampung. Sejauh ini keterangan MA terus berubah-ubah.

Adalah akun Facebook Maisy van Hock yang kali pertama mengunggah aksi MA di media sosial. MA tertangkap kamera tengah membakar bendera Merah Putih berukuran 60 x 80 Centimeter. Meski belakangan dihapus, toh apa yang diposting Maisy van Hock telanjur viral. Salah satu postingan menyebut MA berketerbelakangan mental.

Polres Lampura sempat membawa MA ke RS Jiwa di Kurungannyawa, Pesawaran. Penangkapan MA, warga Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi Selatan, pada Minggu malam, 2 Agustus 2020, makin membuat geger warganet.

"MA ditangkap dan dimintakan keterangan ditemani orangtuanya," kata Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono.

Menurut Bambang, MA sempat mengaku membakar bendera Merah Putih atas perintah Perserikatan Bangsa-Bangsa di Belanda. Sejauh ini kepolisian masih menunggu keterangan dari rumah sakit jiwa.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait