#beritalampung#beritalampungterkini#vaksin#vaksinasicovid-19#covid-19

Pembagian BLT Bisa Jadi Momentum Aktifkan Lagi Vaksinasi Covid-19

Pembagian BLT Bisa Jadi Momentum Aktifkan Lagi Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pembagian bantuan langsung tunai (BLT) bisa menjadi momentum pemerintah daerah untuk mengaktifkan vaksinasi. Sebab, saat ini banyak masyarakat yang sudah abai dengan vaksin.

"Apalagi sekarang musimnya bansos, mungkin bisa menjadi pancingan jika ingin antre dapat BLT syaratnya harus booster. Meskipun sedikit pemaksaan, jika tidak, masyarakat akan terus abai. Ini yang harus diterapkan," ujar anggota Dewan Pakar IDI Wilayah Lampung, dr Boy Zaghlul Zaini, Jumat, 23 September 2022.

Baca juga: Sekolah Serahkan Siswa Terlibat Tawuran ke Polisi 

Menurut dia, hal itu akan sedikit membuat pola pikir masyarakat kembali berubah, bahwa virus korona masih ada dan tetap mengancam siapa saja, terutama tanpa adanya tindakan antisipasi. "Bagaimanapun masyarakat harus tetap vaksin. Meskipun kasus terkonfirmasi sudah melandai, bukan berarti Covid-19 sudah habis. Ngantri BLT di kantor Pos kalau belum vaksin tidak boleh antre. Jadi terdorong untuk berpikir kembali bahwa Covid-19 ini masih ada," katanya.

Percepatan dan edukasi secara terus-menerus harus digalakkan seluruh pihak, tidak hanya petugas kesehatan, namun siapa saja yang berpikir bahwa kesehatan ini penting.  Jangan sampai, akhirnya masyarakat terlena dengan situasi saat ini.

Kasus terkonfirmasi melandai sehingga anggapan virus telah hilang akan semakin kencang, berbanding terbalik dengan hasil capaian vaksinasi yang menyasar langsung kepada masyarakat.  "Edukasi tentang vaksin terus digencarkan, apa lagi sekarang sudah banyak orang beranggapan tidak perlu vaksin," ujarnya.

Terkait dengan tindakan percepatan atau kendala pelaksanaan vaksinasi di Lampung, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat belum dapat memberikan keterangan resmi.

Kepala Dinkes Lampung, Reihana hingga kini belum menanggapi pertanyaan yang dilontarkan Lampost.co, baik melalui pesan WhatsApp ataupun telepon.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait