#kriminal#pesawaran

Pembacok Warga Desa Poncokresno di Pesawaran Ditangkap

Pembacok Warga Desa Poncokresno di Pesawaran Ditangkap
Ilustrasi: Medcom.id


Gedongtataan (Lampost.co) -- Anggota jajaran Polisi Sektor (Polsek) Gedongtataan menangkap Jamaan (43), warga Desa Negerikaton, Kecamatan Negerikaton, setelah melakukan tindak pidana penganiayaan dan pemberatan kepada suami mantan istrinya. 

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan, motif penganiayaan yang dilakukan Jamaan lantaran tersinggung karena pelaku tidak diberitahukan kegiatan syukuran cucunya.

"Kejadiannya itu pada Rabu, 3 November 2021, sekira pukul 17.00 wib, pelaku datang ke rumah korban di Desa Poncokresno, Kecamatan Negerikaton dengan menggunakan motor. Setibanya pelaku bertemu dengan Feppen yang berstatus menantu pelaku dan langsung menanyakan siapa yang suruh bikin acara di sini. Belum sempat menjawab, pelaku mencabut golok yang diselipkan dalam jaket pelaku dan langsung ditebaskan ke tembok. Karena saudara Feppen ini sedang menggendong anak bayinya, langsung berlari ke dalam rumah untuk mengamankan anaknya," ujarnya, Jumat, 5 November 2021.

Vero melanjutkan pelaku kemudian bertemu korban Ahmad Urbadi (50) dan istrinya serta langsung menebaskan sebilah golok ke punggung bagian kiri korban. Saat korban ingin menangkap golok tersebut, malah melukai pergelangan tangan kanan korban.

"Setelah melukai korban, pelaku langsung diamankan oleh masyarakat sekitar yang mendengar keributan tersebut. Sekitar pukul 17.30 WIB, anggota datang untuk menangkap pelaku, sedangkan korban langsung dibawa menuju Klinik Aqil Medika Pringsewu yang langsung dirujuk ke RS Mitra Husada Kabupaten Pringsewu akibat luka bacokan di punggung. Korban saat ini dirawat di RS Mitra Husada Kabupaten Pringsewu dalam keadaan sadar. Korban mengalami luka di bagian punggung sebelah kiri akibat tebasan golok serta mengalami luka sayatan bagian lengan tangan kanan, sementara untuk pelaku dan barang bukti sebilah golok kami amankan di Polsek Gedongtataan," kata Vero. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait