#Narkoba#LucintaLuna

Pemasok Narkoba Lucinta Luna Mengelabui Dokter

Pemasok Narkoba Lucinta Luna Mengelabui Dokter
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto: Medcom.id/Zakaria


Jakarta (Lampost.co) -- Pemasok narkoba Lucinta Luna, Flo, membeli obat penenang benzodiazepine secara resmi. Namun, obat itu tak digunakan sesuai kebutuhan.

"Kita amankan tersangka Flo karena Flomembeli obat tersebut dari dokter melalui resep dokter akan tetapi Flo memberikan kepada Lucinta Luna dengan mengharapkan imbalan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat, 14 Februari 2020.

Flo menjual obat terlarang ke Lucinta dengan harga Rp500 ribu. Polisi sudah mendalami muasal obat yang dibeli Flo, berikut dokter yang memberikan resep obat keras itu. Namun, Yusri enggan membeberkan.

"Dokter salah satu rumah sakit yang ada di Jakarta. Rencana sudah kita lakukan pemanggilan, mudah-mudahan bisa hari ini atau besok (dihadirkan)," kata Yusri.

Polisi akan mendalami kasus penyalahgunaan narkoba ini. Termasuk memeriksa pihak-pihak lain.

"Termasuk tadi yang kita katakan ada dokter maupun saksi ahli dari pidana," kata Yusri.

Saat ini Flo diperiksa di Polres Metro Jakarta Barat. Dari tangan Flo, Polisi menyita barang bukti 18 butir pil Riklona. Flo dijerat Pasal 60, 62 junto 72 UU No 5 tahun 97 tentang Psikotropika.

Polisi masih mendalami kasus ini dan akan memanggil saksi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Karena obat yang digunakan Lucinta lebih dari satu.

Lucinta Luna dan tiga temannya ditangkap jajaran Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus penyalahgunaan narkoba, Selasa 11 Februari 2020. Mereka ditangkap di salah satu apartemen di kawasan Jakarta Pusat sekitar pukul 01.30 WIB. Dalam kasus ini, polisi mengamankan tiga butir pil ekstasi dari keranjang sampah.

Hasil tes urine menunjukkan Lucinta Luna positif menggunakan Benzodiazepin. Saat ini, Lucinta Luna ditahan di sel perempuan Rutan Polda Metro Jaya.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait