#beritalampung#beritalampungterkini#penangananinflasi#jaringanair

Pemasangan SR Bantuan Penanganan Inflasi Belum Ada Koordinasi

Pemasangan SR Bantuan Penanganan Inflasi Belum Ada Koordinasi
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana membuat jaringan air saluran rumah (SR) menggunakan anggaran penanganan inflasi. Hal tersebut diharapkan bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat sebagai bantuan penghasilan warga.

Program itu direncanakan akan diterapkan di Kelurahan Sukajawa Baru, Tanjungkarang Barat. Program pemerintah menyisihkan Rp2 miliar dari anggaran penanganan inflasi untuk program itu.

Walau begitu, Humas PDAM Hikmarwadi mengaku belum ada koordinasi terkait program tersebut. Dia menjelaskan ada koordinasi dari Dinas PU terkait pemasangan saluran rumah namun bukan program yang dimaksud.

Baca juga: Pemkab Pesawaran Baru Akan Anggarkan Normalisasi Sungai pada 2023 

"Kalau untuk Sukajawa Baru belum ada koordinasi ke kami, yang sudah ada itu untuk di kelurahan lain tapi itu bantuan kementerian," ujarnya, Jumat, 11 November 2022.

Sebelumnya, Kepala Dinas PU Bandar Lampung Iwan Gunawan beralasan program tersebut belum berjalan karena menunggu APBD perubahan disetujui. Sehingga pihaknya belum bisa menjalankan program tersebut.

Sementara itu, Plt Kepala BPKAD Bandar Lampung, M Ramdhan menyampaikan, perubahan APBD telah disetujui gubernur pada 2 November lalu. Semua OPD saat ini sudah bisa menggunakan anggaran yang ada dalam APBD perubahan.

Dalam penanganan inflasi, pemerintah menyiapkan anggaran senilai Rp5,8 miliar. Anggaran itu dibagi menjadi tiga mekanisme, yakni ketahanan pangan senilai Rp2,8 miliar melalui pembagian beras.

Kemudian, program jaring keamanan sosial senilai Rp1 miliar melalui pasar murah. Ketiga, penyediaan lapangan kerja melalui pembuatan saluran air dan IPAL komunal senilai Rp2 miliar.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait