#pemandian#uap#arkeolog

Pemandian Uap Tertua Berasal dari Suku Maya

Pemandian Uap Tertua Berasal dari Suku Maya
Dokumentasi Pixabay.com


PARA arkeolog menemukan pemandian uap kuno yang kemungkinan digunakan suku Maya untuk ritual keagamaan maupun relaksasi. Situs bersejarah tersebut diketahui berusia lebih dari 2.500 tahun lalu.

Pemandian uap ditemukan di kota Maya kuno, yang sekarang dikenal Guatemala. Terdapat bejana keramik yang terpecah-pecah dan alat obsidian pada artefak yang digunakan untuk ritual.

"Ini adalah salah satu pemandian uap tertua di Mesoamerika. Hampir seluruhnya diukir dalam batuan kapur," ujar Jaroslaw Zralka, anggota tim arkeolog sekaligus asisten profesor dari Universitas Jagiellonian di Krakow, Polandia.

Sebelumnya, tim arkeolog menemukan pemandian uap sekitar lima tahun lalu. Namun, mereka awalnya berpikir situs bersejarah tersebut merupakan sebuah makam.

"Secara bertahap, kami melanjutkan penggalian, mengungkap bagian-bagian lain dari struktur situs. Sampai kami mencapai kesimpulan itu adalah pemandian uap," ujar arkeolog lainnya, Wieslaw Koszkul.

Suku Maya kuno dan modern mengasosiasikan pemandian uap dengan aktivitas ritual. Contohnya, elite kuno termasuk para imam, kemungkinan menggunakan pemandian tidak hanya untuk mencuci tubuh mereka, melainkan juga membersihkan jiwa secara simbolis sebelum peristiwa penting.

EDITOR

MI*

loading...




Komentar


Berita Terkait