#jalanrusak

Pelebaran Jalinbar Lampung Prioritas Pusat

Pelebaran Jalinbar Lampung Prioritas Pusat
Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Kementerian PUPR, Akhmad Cahyadi, saat di Novotel Hotel Lampung, Rabu, 19 Oktober 2022. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian PUPR memprioritaskan pelebaran jalan lintas barat (Jalinbar) di Lampung. Sebab, jalur tersebut menjadi penghubung antardaerah yang dapat meningkatkan ekonomi daerah.

Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Kementerian PUPR, Akhmad Cahyadi, mengatakan pelebaran Jalinbar dari Lampung hingga perbatasan Bengkulu menjadi perhatian pemerintah pusat.

"Jalan itu salah satu aspek pendukung ekonomi dan dengan kualitas jalan yang baik, salah satunya pelebaran jalan akan menjadi pilihan utama dilalui masyarakat," kata Akhmad Cahyadi, di Novotel Bandar Lampung, Rabu, 19 Oktober 2022.

Kendati demikian, pekerjaan itu dilakukan secara berangsur-angsur menyesuaikan anggaran yang ada. Sebab, pelebaran jalan harus segera dilakukan jika data volume capacity ratio (VCR) berada di atas angka 1. Sementara VCR Jalinbar Lampung saat ini berada di angka 1,367.

"Kalau di atas 1 kami lebarkan sehingga sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.

Untuk pekerjaannya, pihaknya terlebih dulu evaluasi penyediaan dan pembebasan lahan yang sering menemui masalah di lapangan. "Harus ada pendekatan dengan masyarakat," jelas dia.

Adapun Dinas Perhubungan Lampung mencatat Jalinbar ruas Rantau Tijang-Gedong Tataan 2022 LHR mencapai 18.182 dengan Volume Capacity Ratio (VCR) 1,367.

Sementara ruas Gedong Tataan-perbatasan Bandar Lampung pada 2021 LHR 17.780, VCR atau tingkat pelayanan jalan mencapai 1,518.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait