#ligainggris

Pelatih Chelsea Geram Timnya Dipaksa Main Lawan Wolverhampton

Pelatih Chelsea Geram Timnya Dipaksa Main Lawan Wolverhampton
Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel (AFP/Clive Mason)


London (Lampost.co) -- Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, marah dan kecewa setelah timnya dipaksa tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada Minggu, 19 Desember. The Blues ditahan imbang The Wolves dengan skor 0-0.

 

Meski begitu, bukan hasil imbang yang membuat Tuchel marah. Namun, ia marah karena Premier League menolak banding timnya untuk menunda pertandingan karena tujuh pemainnya mengidap covid-19.

"Kami pikir kami punya alasan kuat terkait keamanan dan kesehatan pemain, kami punya tujuh kasus positif," kata Tuchel kepada BBC Sport.

"Kami mengajukan penundaan pertandingan, tapi ditolak. Sangat sulit untuk memahami ini, kami khawatir dengan kesehatan pemain," tegasnya.

Tuchel kecewa berat karena Premier League menekankan pentingnya klub menjaga kesehatan pemain, tapi mereka tak memberi dispensasi bagi timnya yang ditinggal sejumlah pemain yang terpapar covid-19.

"Saya khawatir dari perspektif medis, kami melakukan tes selama empat hari beruntun. Kami kecewa, juga sedikit marah," geramnya.

"Pada akhirnya kami terpaksa memainkan pemain yang baru pulih dari cedera dan mengambil risiko," tutup pelatih asal Jerman ini.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait