#pilkada

Pelanggaran Pilkada Serentak 2020 Diatur dalam PKPU

( kata)
Pelanggaran Pilkada Serentak 2020 Diatur dalam PKPU
Ilustrasi. Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pelanggaran saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 yang digelar saat pandemi covid-19 sangat berpotensi meningkat. Ada delapan pelanggaran yang diduga dapat terjadi.

Hal itu di diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Abhan. Bahkan, dia menilai pelanggaran yang terjadi kemungkinan bisa meningkat. "Kemungkinan pelanggaran yang terjadi saat pilkada serentak dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 bisa meningkat," katanya.

Hal itu pun diakui Ketua KPU Lampung Erwan Bustami. Namun, pihaknya sudah mempersiapkan hal untuk mengantisipasi adanya pelanggaran tersebut.

"Iya semua teknis penyelenggaraan pemilihan gubernur, bupati dan wali kota pada daerah bencana nonalam nanti secara teknis akan diatur," ujarnya kepada Lampost.co, Rabu, 3 Juni 2020.

Dia menambahkan semua diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). "Sekarang PKPU lagi proses untuk diuji publik oleh KPU RI. Kita tinggal menunggu saja semua sudah ada di draf PKPU tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya juga akan menerapkan protokol kesehatan covid-19 dalam melaksanakan dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. "Tentunya dalam pelaksanaan setiap tahapan pemilu yang akan dilakukan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar