#JALANTOL#LAMPUNG#JTTS

Organda Lampung Keberatan Tarif Tol Naik

Organda Lampung Keberatan Tarif Tol Naik
Pintu Masuk Gerbang Tol Kotabaru Jalan Tol Trans Sumatera. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah pelaku usaha bidang transportasi darat seperti Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Lampung keberatan dengan kebijakan PT Hutama Karya (HK) yang menaikkan tarif tol Bakauheni-Terbanggibesar.

"Sebelum harga tol ini naik pun, kami sudah sangat kesulitan. Karena sejak ada covid-19 ini kami sangat terdampak," kata Ketua Organda, Ketut Pasek, melalui telepon, Kamis, 26 Agustus 2021.

Meski demikian, hal tersebut tidak menutup pihaknya untuk menerima keputusan.

"Tapi mau bagaimana lagi, kami tidak mungkin demo atau menuntut. Kecewa pasti, tapi kami jalani saja," ujar dia.

Ketut mengatakan jika pihaknya telah melakukan pertemuan dengan PT. Hutama Karya selaku pengelola jalan tol untuk berdiskusi dan menyampaikan keberatan atas kenaikan jalan bebas hambatan tersebut.

"Namun, upaya yang kami lakukan salah satunya dengan diskusi dengan pihak Hutama Karya untuk menyampaikan keberatan. Dalam artian kalau bisa ditunda sambil dilihat pemulihan ekonomi," jelasnya.

Baca juga: Tarif Tol Bakauheni Terbanggibesar Naik Mulai 29 Agustus 2021

Pihaknya mengaku kehilangan pendapatan hingga mencapai angka 70 persen selama PPKM berjalan.

"Penurunan sangat drastis mencapai 70 oersen, ini cukup mencekik kami," kata dia.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Lampung, Syarifuddin mengaku pihaknya keberatan dengan kenaikan tarif tol yang mulai berlaku 29 Agustus 2021.

"Kami cuma sedang putar cara bagaimana untuk bertahan, terlebih lagi saat ini bahan bakar dan biaya tol menjadi keutamakan usaha logistik ,” ujarnya melalui telepon, Kamis, 26 Agustus 2021.

Baca juga: Tarif Naik, Tol Bakauheni-Terbanggi Diklaim Penuhi Standar Pelayanan

Syarifuddin berharap, agar PT Hutama Karya dapat mempertimbangkan dan memikirkan nasib para pelaku usaha yang bergerak di bidang transportasi darat dan khususnya melewati jalur tol.

"Kalau bisa kami diperhatikan dijadikan pertimbangan, sebab kami sangat terdampak dari kenaikan tarif tol ini," tutup dia.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait