#BMKG#CUACA#BERITALAMPUNG

Pelaku Perjalanan dan Nelayan di Lamsel Diminta Tunda Aktivitas Selama Cuaca Buruk

Pelaku Perjalanan dan Nelayan di Lamsel Diminta Tunda Aktivitas Selama Cuaca Buruk
Sejumlah nelayan di TPI, Desa Maja Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, tengah memperbaiki peralatan tangkap ikan. beberapa waktu lalu. Lampost.co/Rustam


Kalianda (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, mengimbau masyarakat untuk menunda kegiatan bagi pelaku perjalanan di masa cuaca ekstrem yang melanda perairan selat sunda, Rabu, 1 Desember 2021. 

Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Dulkahar, mengatakan, angin kencang yang disertai hujan sering melanda perairan selat sunda seperti di laut pesisir ataupun di lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni Lampung Selatan (Lamsel). 

"Saat ini cuaca sangat ekstrem. Suasana di laut tiba-tiba anginnya kencang dan hujan deras. Bahkan, informasi yang tersebar gelombang laut dan kecepatan angin mencapai 45 knot," katanya. 

Baca juga: Nelayan di Lamsel Tak Berani Melaut Akibat Gelombang Tinggi

Pihaknya mengimbau pelaku perjalanan dan atau para nelayan di pesisir dan sekitarnya menunda aktivitas terlebih dahulu hingga cuaca kembali membaik. 

"Saya harap masyarakat menunda perjalanan hingga cuaca kembali normal. Para nelayan juga tidak melaut dan kalaupun diharuskan melaut membawa peralatan, salah satunya membawa pelampung demi keselamatan diri," ujar Dulkahar. 

Pihaknya juga telah menyiagakan personel yang berjaga 1x24 jam untuk mengantisipasi cuaca buruk yang sewaktu-waktu terjadi Lampung Selatan. 

"Tim kami yang terdiri dari reaksi cepat, tanggap bencana, hingga penanggulangan bencana, sudah siap jika sewaktu-waktu terjadi bencana, mereka di siagakan 1x24 jam untuk mengantisivasi terjadinya bencana," kata dia. 

Hal senada disampaikan General Manager PT ASDP Captain Solikin. Menurutnya, cuaca ekstrem mengganggu aktivitas pelayaran kapal feri di lintasan Merak-Bakauheni saat ini sangat berisiko baik bagi pengguna jasa maupun armada. Ketinggian gelombang laut saat ini mencapai 2-2,5 meter.  

Meski demikian, hingga kini Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan belum ada penutupan dermaga, mengingat aktivitas di pelabuhan masih berjalan normal. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait