#penggelapnmobil#kriminal

Pelaku Penggelapan Mobil yang Diadang di Pasar Unit II Pasangan Suami Istri

( kata)
Pelaku Penggelapan Mobil yang Diadang di Pasar Unit II Pasangan Suami Istri
Mobil yang dikendarai para pelaku penggelapan yang rusak.Dok.

Menggala (Lampost.co) -- Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Sandy Galih Putra mengaku terdapat sepasang suami istri yang dibekuk saat penyergapan yang dilakukan di depan Pasar Unit ll, Banjaragung, Tulangbawang, Kamis, 6 Agustus 2020. Keduanya diduga terlibat kasus penggelapan kendaraan roda empat di wilayah Lampung Timur.

"Bukan perampokan tapi penggelapan mobil dengan TKP Lampung Timur. Pelakunya ada suami istri," kata Sandy saat dihubungi Lampost.co, Kamis, 6 Agustus 2020.

Sandy belum dapat membeberkan secara terperinci peristiwa penyergapan yang berlangsung dramatis dan diwarnai hujan peluru, lantaran tengah dalam proses pemeriksaan. "Sabar masih di periksa," ujar dia. 

Berita terkait: Tembakan Senjata Api Warnai Penangkapan Terduga Perampok di Pasar Unit II

Aksi penyergapan para pelaku yang mengendarai mobil Innova berwarna perak BE-2082-EA terjadi tepat di perempatan Pasar Unit ll, Banjaragung, Tulangbawang, Kamis, 6 Agustus, sekitar pukul 12.30 WIB. Menurut keterangan warga yang berada di lokasi, terdapat tiga orang yang diamankan polisi dari dalam mobil.

"Ada tiga orang bawa dari mobil Innova. Kalau enggak salah itu satu cewek dan dua cowok, kalau enggak salah ya. Soalnya tadi sempat ramai di depan pasar," kata Feri, salah satu pedagang Pasar Unit ll.

Sebelum ditangkap, mobil yang dikendarai pelaku sempat menabrak mobil yang dipalang aparat kepolisian di tengah jalan untuk menghalau para pelaku melarikan diri. Bahkan, salah seorang pengendara motor turut menjadi korban karena motornya tertabrak mobil pelaku. Akibat kerasnya benturan, mobil mengalami ringsek di bagian depan. 

"Yang bawanya cuma lecet-lecet saja tadi sih. Tapi kalau motornya rusak lumayan di bagian depan, jok motornya saja sampai lepas. Tadi ada mobil Dishub juga yang rusak kena tabrak kayaknya," kata Engga.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar