#penggelapan#pencurian

Pelaku Penggelapan Mobil Modus COD Tercatat Pencuri Lintas Provinsi

Pelaku Penggelapan Mobil Modus COD Tercatat Pencuri Lintas Provinsi
Petugas bersama korban saat mengecek mobil miliknya yang sempat dibawa kabur ke Pekanbaru. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pelaku penggelapan mobil Nissan Juke warna hitam BE 1397 KV tercatat pencuri mobil modus COD lintas provinsi.


Kapolsek Kemiling Ipda Agus Heriyanto mengatakan, saat ditelusuri pelaku yang belum diketahui identitasnya itu ternyata memang spesialis penggelapan mobil. Tercatat selain beraksi di Bandar Lampung, pelaku juga beraksi di Jambi, dan Pekanbaru.

Baca juga: Mobil yang Hilang saat COD di Bandar Lampung Ditemukan di Riau

Mobil Juke milik warga Bandar Lampung itu ditemukan sudah berpindah tangan alias dijual oleh pelaku ke seorang warga di Pekanbaru. Mobil tersebut ditemukan pada Jumat, 10 Juni 2022.

Namun pelaku inisial BY masih dalam pengejaran polisi. Pelaku tersebut memang spesialis penggelapan mobil lintas provinsi dengan modus COD jual beli mobil.

"Pelaku ini bermain bukan di Bandar Lampung juga di luar Provinsi Lampung, maka dari itu warga perlu hati-hati saat melakukan COD," ujarnya, Senin, 13 Juni 2022.

Berdasarkan catatan kepolisian, BY sudah beberapa kali melakukan tindak pidana penggelapan mobil dengan modus yang sama.

Sebelumnya pelaku beraksi di wilayah Jambi dengan modus yang sama COD Mobil. Ia meninggalkan mobil Xenia membawa kabur mobil Honda Jazz.

Kemudian pelaku lari ke Bandar Lampung, dan COD dengan pelaku, karena korban diketahui ingin menjual mobil Juke warna hitam.

"Disini dia ninggalin Honda Jazz, lalu kabur ke daerah Pekanbaru," katanya

Ternyata pelaku di Pekanbaru kembali melancarkan aksinya ia membawa kabur mobil mewah Ford dan meninggalkan mobil Nissan Juke yang baru ia ambil dari korban yang berada di Bandar Lampung.

Namun beruntung, kurang lebih dua pekan setelah membuat laporan pihak Polsek Kemiling berhasil menemukan mobil tersebut.

"Pelakunya masih DPO, mobil tersebut hari ini juga kita serahkan ke korban atau pemiliknya," kata Agus,

Sementara itu, pemilik mobil Fananda Wira mengaku sangat berterima kasih atas ditemukan mobil yang hilang sejak Sabtu, 21 Mei 2022.

"Mungkin karena masih rezeki saya akhirnya mobil ini ketemu, sama polisi saya ucapkan banyak terima kasih, yang sudah berusaha keras mencari mobil saya yang hilang," ujarnya.

Fananda menyebut pencurian yang dialaminya dapat menjadi pelajaran bagi pribadi maupun orang lain. Dia berharap bagi warga masyarakat yang hendak menjual mobil lebih berhati hati kepada calon pembeli.

"Lebih teliti dan hati hati, jangan mudah percaya begitu saja apalagi orang itu baru kita kenal. Terutama jangan serahkan kunci sebelum uang ditangan," ujarnya.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait