#beritalampung#beritalampungterkini#kekerasanseksual#pelecehan#kekerasan

Pelaku Kekerasan Seksual Terancam 15 Tahun Penjara

Pelaku Kekerasan Seksual Terancam 15 Tahun Penjara
SP, duda berusia 40 tahun ditangkap Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus dan Polsek Pulaupanggung karena melakukan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, Kamis, 29 Desember 2022. Dok Polres Tanggamus


Tanggamus (Lampost.co) -- SP (40), seorang duda, ditangkap Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus dan Polsek Pulaupanggung. Penangkapan atas dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur dengan lokasi kejadian di Kecamatan Airnaningan.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan mengatakan tersangka SP ditangkap atas dasar laporan ibu kandung korban ke Polsek Pulaupanggung pada 25 April 2022. “Tersangka ditangkap tanpa perlawanan pada Kamis, 29 Desember 2022, pukul 16.00 WIB di Kecamatan Airnaningan. Turut diamankan barang bukti berupa pakaian korban,” katanya, Senin, 2 Januari 2023.

Kasat mengungkapkan berdasar laporan kronologis kejadian pelaku sempat membawa korban berinisial DA (17) ke luar Lampung dan juga melakukan kekerasan seksual di rumah tersangka.

“Dengan dalih memacari korban yang masih pelajar, tersangka membawa pergi korban tanpa pamit juga melakukan perbuatan asusila di rumah tersangka di Airnaningan,” ujarnya.

Baca juga: Residivis Curanmor Babak Belur Dihakimi Warga 

Kasat menjelaskan tersangka yang merupakan duda cerai mengiming-imingi korban akan bertanggung jawab menikahinya sehingga korban tak berdaya. Namun, ibu korban tidak terima atas perilaku tersangka yang merupakan tetangganya itu sehingga membuat laporan ke polisi.

“Perilaku tersangka yang telah mencoreng nama baik keluarga korban sehingga sang ibu lebih memilih melaporkan perbuatan tersebut,” katanya.

Dia menambahkan saat ini tersangka dan barang bukti ditahan di Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 76D jo Pasal 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait