#kriminal#curimotor

Pelaku Curanmor yang Sempat Dihajar Massa di Natar, Spesialis Maling Motor

Pelaku Curanmor yang Sempat Dihajar Massa di Natar, Spesialis Maling Motor
Kapolsek Natar Komisaris Gigih Andri Putranto mengungkap kasus pencurian motor yang sempat dihajar massa di kebun sawit. (Foto:Lampost/Febi Herumanika)


Kalianda (Lampost.co) -- Dua pelaku pencuri kendaraan bermotor (curanmor) sempat dihajar massa di perkebunan sawit dusun Muhajirun, Desa Negararatu, Natar, merupakan warga Bandar Lampung yang kerap beraksi mencuri motor.

Kedua pelaku diketahui bernama B (38) kelahiran Cilacap yang kini sudah menetap di Kelurahan Kramat, Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung, kemudian HM warga, Telukbetung Timur.

Kapolsek Natar Komisaris Gigih Andri Putranto mengatakan,  kronologis  kejadian pada Senin, 17 Januari 2022 sekira pukul 13.30 Wib, saat itu pemilik motor (korban) atas nama Jumiran berada di tempat kerjanya di toko besi Dusun Kampungbaru, Desa Negararatu.

"Korban berada di depan toko mendengar suara sepeda motornya hidup, saat itu sepeda motor di parkir di teras samping toko dan kunci dalam keadaan tergantung di sepeda motor, ketika didekati ada 2 orang, salah satu pelaku sudah menghidupkan dan menaiki sepeda korban," kata mantan Kasat Reskrim Polres Lampung Utara itu.

Melihat motornya dibawa kabur Korban teriak dan warga berdatangan mengejar pelaku sejau 3 kilo meter ke perkebunan sawit. Pelaku dapat diamankan oleh warga, selanjutkan pelaku dibawa ke polsek Natar untuk menghindari amuk massa.

"Pelaku membenarkan telah mengambil sepeda motor milik korban BE 7079 BS, jenis Honda kharisma tahun 2005, selain itu pelaku juga mengakui beraksi tempat lainnya di Hajimena," ungkap Kapolsek.

Selain mengamankan motor curian saat tertangkap, reskrim Polsek Natar juga mengamankan barang bukti lain berupa sepeda motor hasil kejahatan keduanya di rumah kontrakan kedua pelaku.

"Hasil dari pengembangan keduanya mengakui sebelum menjalankan aksi di Natar keduanya telah melakukan pencurian sepeda motor di sekitaran Rajabasa. barang bukti hasil curian mereka sebelumnya juga kami amankan," kata Gigih.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait