Begal

Pelaku Begal di Sukoharjo Diringkus Polisi

( kata)
Pelaku Begal di Sukoharjo Diringkus Polisi
Penadah hasil kejahatan ditangkap. Dok

PRINGSEWU (Lampost.co) -- Kurang dari 24 jam, pelaku begal dengan menggunakan senpi rakitan yang beraksi di wilayah Sukoharjo III Barat diamankan.

Pelaku yakni JES (22), warga Susun Banjarejo Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Negeri Sugih, Kabupaten Lampung Barat.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Musakir mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri menyatakan, sebelumnya pelaku telah melakukan aksi pembegalan di Jalan Sukoharjo 3 Barat, dan tertangkap oleh Reskrim Polsek Gedong Tataan di Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran pada Jumat, 10 Juli 2020.

Kapolsek menjelaskan setelah mendengar adanya penangkapan pelaku curas yang dilakukan oleh Polsek Gedong Tataan, jajaran Polsek Sukoharjo langsung datang dan melakukan pemeriksaan, dan ternyata pelaku juga telah melakukan curas di wilayahnya.

Kapolsek menyampaikan dalam proses interogasi pelaku mengakui pada 9 Juli 2020 sekitar pukul 22.00 wib telah melakukan pembegalan di Jalan Sukoharjo III Barat Kecamatan Sukoharjo terhadap korban Riki Ardeva yang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna putih BE 5977 OH.

"Pelaku melakukan pembegalan bersama rekannya M yang saat ini sedang dalam proses pengejaran," kata dia.

Iptu. Musakir menjelaskan selain melakukan pembegalan di Jalan Raya Sukoharjo III Barat, pelaku juga mengakui pada 7 Mei 2020 pukul 13.30 wib melakukan aksi begal di areal perkebunan kakao Pekon Siliwangi terhadap seorang wanita yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna biru putih.

"Sepeda motor Honda Vario hasil kejahatan telah dijual kepada MY warga Desa Sendang Baru Kecamatan Sendang agung Kabupaten Lampung Tengah. Sedangkan untuk sepeda motor Honda Beat masih dalam penyelidikan," tambahnya.

Kapolsek menambahkan, pelaku MY ditangkap di kediamannya pada Sabtu, 11 Juli 2020, pukul 04.00, dan petugas mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Vario warna putih yang tidak terpasang nomor polisinya.

Di hadapan petugas, pelaku MY mengaku membeli sepeda motor dari JES seharga Rp3,8 juta.

"Saat ini pelaku JES berikut barang bukti 1 pucuk senpi berikut amunisi diamankan di Polsek Gedong Tataan, sedangkan untuk pelaku MY berikut barang bukti 1 unit sepeda motor sudah diamankan di Mapolsek Sukoharjo. Terhadap pelaku JES dan MY dijerat dengan pasal 365 Jo 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," ungkapnya. 

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar