#kbmtatapmuka#wabahcovid-19#beritalambar

Pelaksanaan KBM Tatap Muka di Lambar Tinggal Menunggu Persetujuan Bupati

Pelaksanaan KBM Tatap Muka di Lambar Tinggal Menunggu Persetujuan Bupati
Sekretaris tim gugus tugas covid-19 Pemkab Lambar Maidar. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co): Setelah Lampung Barat dinyatakan masuk dalam status zona kuning dari wabah covid-19, Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Lampung Barat atas usulan Dinas Pendidikan setempat telah menaikan nota dinas usulan untuk dibukanya kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka diseluruh sekolah di wilayah itu.

"Nota dinas yang berisi usulan persetujuan untuk dibukanya kembali KBM tatap muka itu sudah kita naikan kepada pimpinan. Saat ini kita tinggal menunggu  rekomendasi dari bupati selaku ketua tim gugus tugas saja," kata Kepala BPBD Lambar yang juga selaku sekretaris tim gugus tugas Pemkab Lambar Maidar, Kamis, 22 Oktober 2020.

Usulan untuk mendapatkan rekomendasi  KBM tatap muka itu disampaikan dengan sejumlah pertimbangan. Pertama adalah karena kasus penularan Covid-19 di Lambar saat ini sudah nol atau dinyatakan sudah tidak ada lagi yang terpapar sebab semua yang terpapar sudah selesai menjalani masa isolasi dan dinyatakan telah sembuh. Data covid-19 di Lambar selama ini ada 32 dengan rincian 31 sudah selesai isolasi dan 1 meninggal.

Dengan tidak adanya lagi kasus covid-19 itu berarti semua dinyatakan sudah sembuh sehingga pihaknya sebagai tim gugus tugas bersama Dinas Pendidikan juga telah melakukan kajian. Kemudian dengan berbagai pertimbangan dan atas keinginan para orang tua dan pihak sekolah maka pihaknya menaikan nota dinas kepada bupati guna mendapatkan 
persetujuan untuk dibukanya KBM tatap muka kembali.

Usulan itu juga merujuk kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Menteri agama yang menyatakan bahwa daerah zona hijau dan kuning diperbolehkan menggelar KBM tatap muka.

Soal fasilitas protokol kesehatan dimasing-masing sekolah kata Maidar, pihak sekolah juga sudah menyiapkan sesuai SOP yang sudah ditentukan.

Intinya lanjut Maidar, KBM tatap muka ini sudah siap dibuka kembali dan prosesnya tinggal menunggu rekomendasi bupati selaku ketua tim gugus tugas. Kegiatan ini sifatnya hanya melanjutkan KBM tatap muka ditengah pandemi yang sudah pernah dilaksanakan sebelumnya saja sehingga prosesnya kini tinggal menunggu saja karena sarana dan prasarana Prokes dimasing-masing sekolah juga sudah ada. Kendati demikian tim gugus tugas dimasing-masing kecamatan juga sudah memastikan kesiapan pihak sekolah terkait sarana Prokesnya.
 
Untuk pelaksanaanya tetap seperti KBM tatap muka yang pernah dilaksanakan ditengah pandemi sebelumnya yaitu tetap menerapkan protokol kesehatan.

Menurut rencana sesuai usulan yang disampaikan kepada bupati lanjut dia, maka KBM tatap muka direncanakan akan dilaksanakan pada 2 November mendatang.

Ia berharap, bagi orang tua yang habis berpergian bersama anaknya keluar ke daerah zona merah maka diminta untuk jujur dan melakukan isolasi mandiri selama 10 hari bersama anaknya. Kemudian tidak mengizinkan anaknya untuk mengikuti KBM tatap muka dulu sebelum selesai melaksanakan isolasi. Ini tujuanya adalah agar jangan sekolah menjadi klaster covid-19.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait