#tenggelam

Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Aliran Irigasi Way Rarem

Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Aliran Irigasi Way Rarem
Tim SAR BPBD Lampung Utara mengevakuasi jasad seorang siswa SMP yang tewas tengelam di aliran irigasi Way Rarem Kotabumi, Selasa (11/1/2022). Lampost.co/Hari Supriono


Kotabumi (Lampost.co) -- Seorang pelajar SMP ditemukan tewas tenggelam di saluran irigasi Way Rarem Brantas Wonogiri, Kelurahan Kelapatujuh, Kotabumi, Lampung Utara, Selasa, 11 Januari 2022, pukul 14.00 WIB. Dugaan sementara korban tenggelam karena tidak bisa berenang.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Eko Rendi Oktama mengatakan, korban adalah Robin Kurniawan (14), warga Kelurahan Rejosari, Kotabumi. Siswa SMP Yayasan Ibnu Rusid Kotabumi itu ditemukan oleh Tim BPBD bersama warga sekitar aliran irigasi Way Rarem Brantas.

"Korban ditemukan tidak jauh dari pertama kali ia mandi untuk berenang bersama dua orang temannya," ujarnya.

Dari keterangan sejumlah saksi, awalnya korban mandi bersama dua rekannya di pinggir aliran irigasi. Kemudian kedua temannya kebingungan karena tidak melihat korban muncul di permukaan air. 

"Mengetahui hal itu dua teman korban minta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian dan akhirnya setelah tim BPBD Lampung Utara turut melakukan pencarian menemukan jasad korban telah meningal dunia, jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi berenang," katanya.

Kepala BPBD Lampura, Nozi Efialis mengatakan pihaknya menerjukan satu regu atau 20 personel untuk melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran irigasi Way Rarem. Usai ditemukan jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di daerah Kelurahan Rejosari.                         

"Pencarian korban tidak lama akhirnya dapat ditemukan dan saat ditemukan pelajar SMP tersebut telah meninggal dunia," ujarnya.

Pihaknya mengakui sempat kesulitan saat melakukan pencarian korban karena aliran irigasi Way Rarem cukup dalam, dan arus air di bawah cukup deras.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait