#beritalampung#beritalampungterkini#bsubbm#bansos

Pekerja Swasta di Lampung yang Sudah Terima BSU BBM 85.244

Pekerja Swasta di Lampung yang Sudah Terima BSU BBM 85.244
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Jumlah pekerja swasta yang sudah menerima bantuan sosial upah (BSU) bahan bakar minyak (BBM) Rp600 ribu di 15 kabupaten/kota di Lampung sudah mencapai 85.244 orang. Penyaluran tersebut berjalan dalam dua tahap.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung, Agus Nompitu, mengatakan dari total keseluruhan penerima terbagi dua tahap, yakni tahap pertama untuk 42.862 pekerja dan tahap kedua 42.382 orang. "Total keseluruhan kuota penerima di Lampung 241.706 pekerja. Namun, hingga saat ini baru dua tahap yang cair sementara untuk sisanya sedang dalam proses," katanya, Minggu, 25 September 2022.

Baca juga: Pemerintah Pusat Tambah Alokasi Dua Pupuk Subsidi di Lampung 

Dia mengatakan jika bantuan untuk menekan inflasi di daerah ini disalurkan langsung dari pusat sehingga penerima diharapkan bersabar. "Tidak bisa kalau cair semua secara bersamaan, jadi penerima harap bersabar. Pemerintah butuh proses penyaluran," ujarnya.

Adapun pekerja yang menerima BSU tersebut harus memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta dan aktif sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan akhir Juli 2022.

"Penerima memiliki kriteria di mana yang dilihat berdasarkan dengan program jaminan sosial dan mereka para pekerja yang punya gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan. Bantuan yang diterima Rp600 ribu untuk satu bulan," katanya.

Terpisah, Persatuan Buruh Indonesia yang ada di Lampung mengatakan jika bantuan memberikan pemasukan bagi para penerima namun tidak memberikan solusi terkait kenaikan harga BBM. "Bantuan ini hanya sekali disalurkan, sedangkan BBM dibutuhkan sepanjang waktu selama memiliki kendaraan. Jadi setelah bantuan ini habis tak mengubah pengeluaran untuk BBM kita," ujar Irfansyah, salah satu anggota Persatuan Buruh Indonesia Lampung.

Dia berharap bantuan ini bukan hanya sekadar memberikan angin surga pada pekerja melainkan harus bisa memberikan solusi kepada pekerja khususnya buruh. "Karena kalau BBM naik, bahan pokok naik, sedangkan gaji tidak naik yang justru mencekik kami," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait