#kesehatan#dbd#lamtim#beritalampung

Pekan Kedua Januari, 31 Warga Lamtim Terserang DBD 

Pekan Kedua Januari, 31 Warga Lamtim Terserang DBD 
Untuk membantu warga mengantisipasi meluasnya serangan penyakit DBD, petugas dari bidan P2P Dinkes Lamtim rutin melakukan fogging focus. (Foto:Lampost/Djoni Hartawan Jaya)


SUKADANA (Lampost.co)--Serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) terus meluas. Jika dalam kurun waktu Januari—Desember 2018 tercatat sudah 161 warga yang diserang penyakit DBD, pada pekan kedua Januari 2019 jumlah penderita sudah 31 orang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim Syamsu Rizal, kepada lampost.co, Kamis (10/1/2019), menjelaskan serangan penyakit DBD di Kabupaten Lamtim sejak 2018 hingga pekan kedua Januari 2019 memang terus meluas. Karena pada pekan kedua Januari 2019 jumlah penderita tercatat 31 orang.

Kemudian, 31 warga yang diserang DBD tersebar di Kecamatan Pasirsakti sejumlah 12 orang, SEKAMPUNGDIK (8), Batanghari (6), Pekalongan (2), BrajaSelebah (2), dan MargaSekampung (1).

Karena serangan penyakit DBD yang terus meluas, kata Rizal, pihaknya kembali ingatkan warga untuk waspada dan rajin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSM) melalui kegiatan 3M plus yaitu menguras, menutup, dan mengubur benda-benda yang memungkinkan bisa jadi sarang nyamuk. 

Kemudian, tambahan lagi atau plus dari 3M itu adalah masing-masing warga berupaya memproteksi diri agar terhindar dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dengan menggunakan obat nyamuk atau krim pencegah gigitan nyamuk.

Sementara untuk membantu warga, pihak Dinas Kesehatan sendiri akan rutin turun ke lapangan melakukan pemantauan dan tindakan, seperti penyelidikan epidemiologi serta penyemprotan di sekitar kediaman penderita (fogging focus).

EDITOR

Djoni Hartawan Jaya*

loading...




Komentar


Berita Terkait