#COVID-19LAMPUNG#BERITAPRINGSEWU

Pegiat Seni Pringsewu Tuntut Pemkab Tidak Larang Pementasan

Pegiat Seni Pringsewu Tuntut Pemkab Tidak Larang Pementasan
Sejumlah pegiat seni Pringsewu menggelar aksi damai terkait pelarangan kegiatan para pekerja seni, Selasa, 2 Maret 2021. (Foto: Lampost.co/Widodo)



Pringsewu (Lampost.co) -- Sejumlah orang yang terhimpun dalam Pimpinan Daerah Paguyuban Penggiat Seni Budaya Pringsewu (P2SBP) Pringsewu menggelar aksi damai di kantor Pemkab setempat, Selasa 2 Maret 2021. Mereka menuntut Peraturan Bupati Pringsewu No.1 tahun 2021 tentang larangan berbagai kegiatan yang mengundang kerumunan bisa ditinjau dan berharap kegiatan pekerja seni tidak dilarang. 


Ketua P2SBP Ridwan menjelaskan di masa pendemi seperti saat ini pekerja seni tidak bisa bekerja sehingga sulit memenuhi kebutuhan sehati-hari. Ia menjelaskan akibat larangan tersebut pekerja seni tidak memiliki penghasilan. "Kami berharap Pemda Pringsewu bisa membuka kembali kegiatan-kegiatan maupun pentas yang diselenggarakan oleh para penggiat seni," kata dia. 

Ridwan mengatakan aksi damai yang mereka lakukan ini agar P2SBP bertemu dengan bupati dan mempertanyakan ihwal pelarangan mengadakan kegiatan yang menyebabkan berkerumunnya massa. Rencana bertemu bupati gagal. Namun, P2SBP tetap akan menunggu jadwal untuk bertemu bupati.

Aksi damai yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB itu mendapat kawalan ketat dari aparat kepolisian polres Pringsewu bersama satuan pol. PP.

Menurutnya terkait Perbup No. 1 tahun 2021, hendaknya semua pihak harus taat aturan. Pegiat seni tidak ingin ada diskriminasi kepada mereka. 
"Sebab kami melihat banyak kafe dan karaoke yang mengundang kerumunan tapi tidak ditutup,” ujarnya.
 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait