koronacoronaviruspasar

Pedagang Positif Korona, Pasar Gedongtataan Sepi

( kata)
Pedagang Positif Korona, Pasar Gedongtataan Sepi
Beberapa lapak pedagang yang tutup di pasar Gedongtataan. Lampost.co/Putra P

PESAWARAN (Lampost.co) -- Suasana pasar Gedongtataan Pesawaran, tampak sepi. Jam operasional pasar ini dipersingkat hanya sampai pukul 10.30 Wib setelah ada tiga pedagang yang dinyatakan positif korona atau Covid-19.

Sebelumnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pesawaran membatasi jam operasional pasar Gedongtataan setelah tiga orang pedagang yang dinyatakan positif Covid-19. Hal ini membuat para pedagang mengalami penurunan pendapatan yang signifikan.

Baca juga: Petugas Tracing 3 Pasien Positif Korona di Gedongtataan

"Padahal sebelumnya itu sudah mulai ramai pembeli setelah tidak ada lockdown. Namun karena kasus ini, pasar kembali sepi ditambah adanya pengurangan waktu operasional pasar yang cuma sampai pukul 10.30 wib," jelas Lamidi pedagang Bakso yang mangkal di Pasar Gedongtataan, Kamis, 23 Juli 2020.

Dirinya mengatakan, sebelum ada kasus positif Covid-19 ini, ia dapat menjual 20 sampai 30 mangkok dalam sehari. Tapi untuk saat ini pendapatannya menurun sampai 50%.

"Tapi mau bagaimana lagi, namanya sudah kebijakan pemerintah. Toh peraturan itu juga ditegakkan untuk menekan penyebaran Covid-19 di pasar Gedongtataan," paparnya.

Untuk menghabiskan dagangannya, lanjutnya, dirinya memilih menjajakannya dengan berkeliling kampung. "Dari siang di rumah saja, nanti ada yang datang untuk membeli. Kalau sore anak saya berkeliling untuk kampung untuk berdagang," tambahnya.

Keluhan yang sama juga disampaikan Endang, pedagang nasi uduk di sekitar pasar. Untuk saat ini dirinya tidak bisa memasak nasi uduk sebanyak sebelum terjadinya kasus korona. "Ya situasinya saat ini lagi pandemi, kita juga menyadari hal itu, tapi saya pribadi bersyukur pasar ini tidak ditutup, karena saya menggantungkan hidup ya di pasar ini," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar