#pasarsmep#bandarlampung

Pedagang Pasar Mengadu ke Dewan soal Pembagian Lapak Pasar SMEP

Pedagang Pasar Mengadu ke Dewan soal Pembagian Lapak Pasar SMEP
Suasana validasi pedagang pasar SMEP beberapa waktu lalu. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Para pedagang lama mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bandar Lampung tentang pembagian lapak pasar SMEP yang tidak merata, Selasa, 19 Oktober 2021.

Ketua Kerukunan Pedagang  Pasar SMEP, Hermawan, mengatakan, kedatangannya untuk melakukan audiensi bersama ketua atau anggota DPRD. Ia menyampaikan kejanggalan pembagian lapak, dimana puluhan pedagang pasar lama tidak kebagian lapak.

"Yang baru terdata sama kami sebanyak tiga puluh pedagang lama sudah menyetor ke developer untuk mendapatkan lapak. Namun, sampai saat ini tidak ada kabar,"katanya, Selasa, 19 Oktober 2021.

Selain itu, pedagang lama pasar SMEP menolak pindah pada Rabu, 20 Oktober 2021. Sebab pembagian kios dan lapak sejauh ini tidak transparan dan merata.

"Baru dagang dapet. Dari awal katanya pedagang lama diprioritaskan. Tapi kenyataannya beda. Pedagang lama gak kebagian," ujarnya.

Terpisah, Anggota Komisi Dua DPRD Bandar Lampung, Nisfu Apriana, mengatakan, pihaknya akan menerima permintaan audiensi dari perwakilan pedagang lama pasar SMEP.

"Yang namanya aduan masyarakat kami pasti terima dan akan ditindaklanjuti,"katanya.

Nisfu juga ingin mengetahui terlebih dahulu permasalahan dan keluhan dari para pedagang. Setelah itu, melakukan penjadwalan pemanggilan terhadap pihak terkait seperti dinas perdagangan Bandar Lampung.

"Bisa nanti mediasi di tempat atau pemanggilan terhadap dinas perdagangan yang membidangi untuk mencari solusi dan sebagainya," ujar Nisfu.

 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait