#vaksinasi#pasar

Pedagang Pasar di Pesawaran bakal Didata

Pedagang Pasar di Pesawaran bakal Didata
Suasana pasar tradisional di Lampung. Lampost.co/Zainuddin


Pesawaran (Lampost.co) -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pesawaran segera mendata para pedagang di pasar tradisional yang sudah divaksin covid-19.

Kepala Disperindag Pesawaran, Sam Herman mengatakan, hal ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman para pengunjung yang datang ke pasar di masa pandemi covid-19.

"Hal itu selaras dengan program yang dikeluarkan Kementrian Perdagangan (Kemendag) tentang penerapan protokol kesehatan (Prokes) melalui aplikasi PeduliLindungi di pasar tradisional. Meskipun itu baru diujicoba di beberapa pasar, namun kita harus siap-siap sejak dini," ujarnya, Selasa, 28 September 2021.

Baca: Ratusan Pedagang Pasar di Sukarame Ikuti Vaksinasi Covid-19

 

Dia mengatakan, pendataan para pedagang yang telah divaksin terlebih dahulu akan dilakukan di pasar tradisional yang dikelola pemerintah. Baru setelah itu dilanjutkan pasar-pasar yang dikelola swasta maupun desa.

"Kalau pedagang di pasar tradisional yang dikelola pemerintah daerah ada sekitaran 10 ribu lebih. Tetapi kita belum memiliki jumlah berapa yang sudah divaksin, maka dari itu dalam waktu dekat ini kita akan melakukan pendataan terlebih dahulu," ujar dia.

"Kita juga belum melakukan vaksinasi kepada para pedagang, namun kebanyakan pedagang sudah mengikuti vaksinasi yang digelar di puskesmas-puskesmas di 11 kecamatan. Pedagang ini juga tidak semuanya berasal dari Pesawaran," kata dia.

Pada intinya, lanjut dia, pihaknya siap mengikuti segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat apabila program penerapan prokes melalui aplikasi PeduliLindungi diterapkan di Kabupaten Pesawaran. 

"Kalau sarana dan prasarana pendukung prokes yang ada di pasar kita sudah ada semua. Tinggal bagaimana pedagang dan pengunjung mengikuti segala peraturan yang telah dikeluarkan pemerintah dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran virus covid-19," katanya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait