#korupsi#kpk

Pedagang hingga Notaris Diperiksa Soal Korupsi Lampung Utara

Pedagang hingga Notaris Diperiksa Soal Korupsi Lampung Utara
Korupsi. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- KPK kembali memeriksa sejumlah saksi terhadap perkara korupsi gratifikasi proyek di Pemerintahan Kabupaten Lampung Utara, tahun anggaran 2015-2019, dengan tersangka Akbar Tandaniria Mangkunegara.

Empat saksi diperiksa di Kantor BPKP Perwakilan Lampung, yakni seorang pedagang Yunizar Amri, notaris dan PPATK Reflan Rasyid, serta pihak swasta Budi Siswanto dan Chris Harjanto.

"Pemeriksaan saksi terkait penyidikan dugaan gratifikasi Pemkab Lampung Utara 2015-2019 untuk tersangka ATMN (Akbar)," ujar Plt juru bicara KPK, Ipi Maryati Kuding, Jumat,19 November 2021.

Namun, dia enggan memaparkan secara spesifik hasil pemeriksaan tersebut.

Sebelumnya, KPK memeriksa ASN Pemkab Lampung utara, Dicky Fahlevi, Senin 8 November 2021. Ia diperiksa di Kantor KPK, Gedung Merah Putih Jakarta Selatan.

Dalam perkara tersebut puluhan Saksi diperiksa KPK atas dugaan penerimaan fee proyek Akbar Rp2,3 miliar.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait