#bbm#hargapangan

Pedagang Harap Pemerintah Menormalkan Harga BBM

Pedagang Harap Pemerintah Menormalkan Harga BBM
Pedagang di Pasar Kangkung, Bandar Lampung, Rabu, 7 September 2022. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pedagang pasar tradisional di Bandar Lampung berharap agar Pemerintah kembali menormalkan harga bahan bakar minyak (BBM). Sebab, penaikan harga BBM itu berdampak terhadap daya beli.

Hari (37), seorang pedagang di Pasar Kangkung, Bandar Lampung, menjelaskan masyarakat saat ini enggan ke pasar karena banyak harga kebutuhan pokok yang naik.

"Distributor juga menarik harga karena BBM naik. Secara tidak langsung pembeli juga ikut berkurang, karena harganya tidak sesuai bisa melambung tinggi pembeli juga tidak sanggup," ujar Hari, Rabu, 7 September 2022.

Ia menjelaskan, saat ini mulai melakukan penyesuaian harga jual kebutuhan pokok, seperti cabai hijau besar dari Rp30ribu menjadi Rp40ribu per kg.

Kemudian cabai merah Rp90ribu dari Rp75ribu per kg, cabai rawit Rp70ribu dari Rp60ribu per kg. Kemudian bawang merah Rp35ribu per kg dan bawang putih Rp25ribu per kg. 

"Harapannya dinormalkan supaya semua harga stabil karena semua alasannya dari BBM," kata dia.

Pedagang lainnya, Sri (47), mengaku hanya bisa pasrah terhadap kondisi harga saat ini. "Mau protes juga bingung. Sudah harga-harga mahal, pembeli makin sepi karena banyak belanja online, pasar-pasar baru makin banyak," ujar Sri.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait