#hargapangan#beritalampung

Pedagang Gorengan Keluhkan Harga Minyak Goreng

Pedagang Gorengan Keluhkan Harga Minyak Goreng
Pedagang donat di Jalan Untung Suropati, Bandar Lampung. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) – Pedagang gorengan di Bandar Lampung mengeluhkan tingginya harga minyak goreng. Kenaikan nilai komoditas tersebut dipengaruhi harga crude palm oil (CPO) dunia yang naik.

Sesuai data yang dihimpun pada Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Lampung periode Minggu, 9 Januari 2022, harga minyak goreng curah Rp19.700 per kilogram dan minyak goreng kemasan bermerek Rp19.650 per kg. Kemudian gula pasir premium Rp13.800 per kg, gula pasir lokal Rp12.850 per kg, dan tepung terigu Rp9.200 per kg.

Pedagang donat di sekitar Jalan Untung Suropati, Edo, mengatakan harga minyak goreng, tepung, dan gula, berdampak pada usahanya, sehingga ukuran donat pun disesuaikan.
Baca juga: Operasi Pasar Minyak Goreng Murah di Lampung Tunggu Pusat

"Kalau sekarang masih satu donat dihargai Rp1.000, rencananya mau naik harganya, tapi belum tahu kapan," kata Edo, Minggu, 9 Januari 2022.

Dia berharap pemerintah bisa menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok dan mendorong geliat ekonomi warga.

Kondisi itu juga dirasakan pedagang gorengan di Jalan ZA Pagar Alam, Mujain. Ia mengaku selama pandemi covid-19 dan mahasiswa yang kuliah secara daring membuat dagangannya sepi. Apalagi, harga minyak goreng pun sedang tinggi menambah buruh kondisi usahanya.

"Minyak goreng dari tahun kemarin tinggi. Saya bisa menghabiskan lima liter minyak goreng per hari," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait