#Pedagang#HewanTernak#IdulAdha

Pedagang di Lamsel Kurangi Stok Hewan Ternak

Pedagang di Lamsel Kurangi Stok Hewan Ternak
Pedagang hewan ternak di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan tidak berani menyetok hewan ternak lebih banyak akibat khawatir dengan penyakit mulut dan kuku. Lampost.co/ Rustam Efendi


Kalianda (Lampost.co)-- Merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak, membuat sejumlah pedagang ternak di Lampung Selatan khawatir. Para pedagang mengurangi stok kambing dan sapi sehingga para pedagang merugi.

Tubik (50), pedagang hewan ternak di Kalianda menuturkan tahun lalu ia biasa menyediakan stok hewan sapi dan kambing sebanyak 50 hingga 100 ekor untuk di jual, namun tahun ini dirinya hanya berani menyetok 10 hingga 15 ekor saja.

"Kalau sekarang ini tidak berani menyetok banyak mas, karena khawatir terkena penyakit kuku dan mulut itu," katanya, Senin 27 Juni 2022.

Ia berharap pemerintah segera memberikan bantuan vaksin hewan, untuk mengantisipasi wabah PMK.

Baca Juga : 37 Ribu Vaksin segera Disebar ke Ternak di Lampung

Kepala Dinas Peternakan Lampung Selatan, Rini Ariasih, menuturkan wilayah Lampung Selatan merupakan sentra peternakan sapi dengan populasi lebih dari 150 ribu ekor. Ia bilang, di Lamsel masih terbilang aman dari PMK.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait