#covid-19#protokolkesehatan

Pedagang dan Pembeli di Pasar Tempel Masih Abaikan Protokol Kesehatan 

Pedagang dan Pembeli di Pasar Tempel Masih Abaikan Protokol Kesehatan 
Suasana pasar tempel di Jalan Tirtayasa, Perumahan Nusantara Permai, Sukabumi, Bandar Lampung. Lampost.co/Andi Apriadi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah pedagang dan pembeli di pasar tempel Jalan Tirtayasa, Perumahan Nusantara Permai, Sukabumi, Bandar Lampung, mengabaikan protokol kesehatan Covid-19.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, Selasa 24 November 2020, para pedagang dan pembeli di pasar tempel tampak berkerumun atau tidak menjaga jarak saat membeli makanan, sayuran, dan barang lainnya. 

Selain itu, pasar yang buka setiap Selasa ini, terlihat beberapa pedagang dan pembeli tidak menggunakan masker. Bahkan, di lokasi pasar tidak tersedia tempat cuci tangan pakai sabun.

Lia (32), pembeli, mengaku merasa tidak nyaman membeli keperluan sehari-hari di pasar tempel. Lantaran tidak menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

"Sebenarnya risi dan takut mau beli di pasar tempel ini. Tapi mau bagaimana lagi daripada belanja keperluan di pasar-pasar tradisional justru lebih ramai dan rawan penularan virus korona," ujarnya saat ditemui di lokasi. 

Meski demikian, katanya, usai belanja bergegas mencuci tangan pakai sabun atau memakai handsanitizer yang telah disediakan di rumahnya.

"Soalnya di sini enggak disediakan tempat cuci tangan. Makanya kalau sudah selesai belanja, saya langsung cuci tangan," ujarnya.

Dia berharap di pasar tempel yang buka hanya Selasa sore disediakan tempat cuci tangan serta pedagang dan pembeli diwajibkan memakai masker. "Kalau bisa di sini juga ada petugas kesehatan Covid yang jaga. Jadi pembeli dan pedagang enggak abaikan protokol kesehatan," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait