#olahraga#catur

Pecatur Putra Lampung Buka Kans Lolos PON 

Pecatur Putra Lampung Buka Kans Lolos PON 
Foto: Dok


Medan (Lampost.co) -- Kemenangan atas pecatur Jawa Timur Khairul Anam pada lanjutan play off catur klasik putra pra-PON menjaga peluang Adhi Margana Rahmatullah lolos ke Papua tahun depan. Pra-PON cabang catur berlangsung di Mikkie Holiday Resort Brastagi Sumatera Utara, 21-26 November 2019.

Beban Adhi sangat berat mengingat harus memenangkan seluruh partai jika ingin merebut jatah satu tiket ke PON. Sebab, satu tiket sudah dipastikan menjadi milik Kahfi Maulana dari Yogyakarta yang sudah mengemas poin 5,5.

Adhi untuk sementara berada di posisi ketiga dengan poin 4 menyusul kemenangan atas Anam, Senin siang, 25 November 2019. Posisi kedua ditempati M Isqak Rianjar dari Maluku dengan poin 4,5. 

Pada babak 7 besok, Selasa, 26 November 2019, Adhi harus menang dari pecatur Kalimantan Selatan, Abu Ali, dan berharap M Ishak Rianjar kalah dari wakil Kalimantan Barat, Arif Rahman. 

“Kami berharap seperti itu agar Adhi bisa lolos ke PON. Diharapkan Adhi bisa menangdi babak akhir ini sehingga mengemas poin 5 dan Isqak kalah sehingga nilai tetap 4,5 poin. Kami mohon doanya seluruh masyarakat Lampung,” kata pengurus Pengprov Percasi Lampung Syambara seperti dalam rilis yang dikirim Humas KONI Lampung, Senin, 25 November 2019.

Di beregu putri, trio Via Lastiningtyas, Vioren Clarisa, dan Skolatika Faustina Ivana Arif masih bertanding melawan Sulawesi Utara. Mereka mempunyai kesempatan cukup besar untuk lolos ke PON.

Sebab, dalam pra-PON ini, peringkat 1 hingga 9 lolos karena totalnya akan ada 10 regu. Satu regu sudah menjadi milik tuan rumah. 

“Regu putri Lampung punya kans besar untuk lolos. Mohon doanya,” katanya.

Penampilan apik ditunjukkan pecatur Lampung, Nefti yang menahan remis master nasional asal DKI Jakarta. Bahkan, pelajar SMAN 1 Gadingrejo, Pringsewu itu, membuat pecatur ibu kota itu frustrasi dan menangis usai pertandingan. 

Bagaimana tidak, atlet DKI itu menyerang dan menekan habis-habis Nefti sepanjang pertandingan. Namun, Nefti mampu bangkit dan membalikkan keadaan sehingga duel berakhir remis. 

Hasil itu merupakan remis keempat Nefti saat menghadapi pecatur bergelar master nasional.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas


loading...



Komentar


Berita Terkait