#pbb#pajak

PBB Bandar Lampung Diproyeksikan Capai Rp110 Miliar

PBB Bandar Lampung Diproyeksikan Capai Rp110 Miliar
Pemerintah Kota Bandar Lampung menyebar 263.322 surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) dan DHKP PBB-P2 ke 20 kecamatan. Dengan proyeksi total pajak yang ditarik mencapai Rp110 miliar. Lampost.co/Umar


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung menyebar 263.322 surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) dan DHKP PBB-P2 ke 20 kecamatan. Dengan proyeksi total pajak yang ditarik mencapai Rp110 miliar.


Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjelaskan nilai itu berasal dari ketetapan pajak 2022 senilai Rp95 miliar, ditambah pajak tertunggak 2021 sebanyak Rp15 miliar. 

Namun, pajak yang akan terkumpul diprediksi hanya mencapai Rp107 miliar. Sebab, adanya pemberian keringanan atau potongan kepada wajib pajak.

"Keringanan pembayaran disesuaikan dengan nilai pajak yang dikenakan agar masyarakat tidak keberatan melunasi PBB," ujar Eva, di Aula Gedung Semergou, Selasa, 22 Februari 2022.

Pemkot Bandar Lampung akan membebaskan PBB dengan nilai pajak Rp0-100 ribu. Nilai pajak Rp101-300 ribu mendapatkan potongan 30 persen. Sementara PBB dengan nilai Rp301-500 ribu dikenakan keringanan 20 persen.

Dia meminta agar camat menyampaikan SPPT kepada wajib pajak maksimal 30 hari agar penarikan pajak bisa maksimal.

"Saya juga berharap Bank Lampung bisa melakukan mobilitas, supaya percepatan pembayaran pajak dapat terlaksana," ungkapnya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait