#cuaca#ikan#harganaik#beritalampung

Pasokan Ikan Laut Tak Stabil Akibat Cuaca Buruk

Pasokan Ikan Laut Tak Stabil Akibat Cuaca Buruk
Suasana TPI Bandar Lampung. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Cuaca yang tak stabil beberapa bulan terakhir, membuat pasokan ikan laut di Kota Bandar Lampung menurun. Maka Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bandar Lampung berupaya menstabilkan harga dengan menambah pasokan ikan air tawar.


Kadis DKP Bandar Lampung Erwin membenarkan hal tersebut. Naiknya harga ikan laut lantaran pasokan nelayan yang sedikit menurun.

"Bulan ini, memang ada kenaikanharga ikan laut. Ini faktor alam, sehingga banyak nelayan yang sudah satu bulan ini tidak melaut, khususnya nelayan kecil. Sehingga produksi ikan kita berkurang," ujar Erwin, saat ditemui di ruangannya, Rabu, 27 November 2019.

Erwin mengungkapkan, dinas terkait berupaya menstabilkan harga dengan memperbanyak pasokan ikan air tawar di pasaran. Meskipun demikian pasokan ikan tawar juga tidak terlalu melimpah, hal ini mengingat musim yang baru saja beralih.

"Upaya kita untuk menstabilkan harga ikan,  kita perbanyak pasokan dari kabupaten untuk ikan air tawar. Seperti lele, nila gurame dan kebanyakan dari kolam ikan sedikit kesulitan karena debit air turun semenjak musim kemarau ini. InshaAllah bulan Desember ini cuaca sudah mulai membaik," jelasnya.

Salah seorang nelayan sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bandar Lampung, Yurdiansah mengungkapkan pendapatan ikan hasil melaut tak menentu.

"Ya nggak menentu sih, tapi ada sedikitpun-sedikit. Sekarang berkurang, karena banyak bagan. Terus cuacanya," kata dia.

Sementara salah seorang nelayan lainnya, Vian, mengatakan harga ikan di TPI Lempasing, Bandarlampung cukup stabil.  Meski ada kenaikan harga namun belum terlalu besar. 

"Harga masih stabil, tapi bisa jadi juga bakal naik. Biasanya ikan kan kurang tuh pasti harganya naik. Misalkan harga 15 ribu bisa mencapai 18 ribu," kata dia. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas


loading...



Komentar


Berita Terkait