#korona#virus

Pasien Positif Covid-19 di NTB Bertambah 18 Orang

( kata)
Pasien Positif Covid-19 di NTB Bertambah 18 Orang
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi Direktur Laboratorium Hepatika Bumi Gora Mulyanto mengawasi pembuatan prototipe alat rapid test RI-GHA COVID-19 di NTB Sumber: https://mediaindonesia.com/read/detail/317501-pasien-positif-covid-19-di-ntb-bertambah-18-orang

Mataram (Lampost.co) -- Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi, menyampaikan adanya penambahan pasien positif baru di wilayahnya sebanyak 18 orang.

Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 125 sampel pasien di empat laboratorium, yakni PCR RSUD Provinsi NTB, TCM RSUD Kota Mataram dan TCM RSUD HL Manambai Abdulkadir serta Genetik Sumbawa Technopark.

Selain 18 kasus baru, hasil pemeriksaan juga menunjukkan sebanyak 103 sampel negatif dan empat sampel positif ulangan.

"Terbanyak itu terjadi di Kabupaten Lombok Tengah delapan orang, kota Mataram lima orang, dua orang dari Kabupaten Sumbawa Barat, Lombok Timur satu orang, dan Lombok Barat juga satu orang serta satu orang lagi asal luar provinsi, sehingga totalnya 18 orang," ujarnya di Mataram, Selasa, 2 Juni 2020.

Sekda NTB ini mengungkapkan, selain pasien positif baru covid-19 terdapat dua orang pasien yang dirawat karena virus korona baru ini meninggal dunia dan telah dimakamkan sesuai tata laksana yang ditetapkan.

Dua pasien itu, sebut Gita, pasien nomor 561 inisial H, laki-laki usia 66 tahun, penduduk Desa Bugbug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat dan pasien nomor 669 inisial J, perempuan usia 62 tahun warga Kelurahan Ampenan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.   

"Dengan adanya tambahan 18 kasus baru terkonfirmasi positif, tidak ada tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif covid-19 di NTB menjadi sebanyak 670 orang, dengan perincian 292 orang sudah sembuh, 13 meninggal dunia, serta 365 orang masih positif dan dalam keadaan baik," jelasnya.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact&tracing terhadap semua yang pernah berhubungan dengan yang terkonfirmasi positif.

"Penting untuk kita pahami bersama, dengan disiplin menerapkan seluruh protokol pencegahan covid-19 serta mematuhi anjuran dan imbauan pemerintah maka sangat kecil kemungkinannya terpapar wabah ini," pungkasnya.

Selain itu, terhadap tiga kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap covid-19, khususnya kelompok usia bayi dan balita, Gita berharap kepada orang tua untuk lebih perhatian terhadap kesehatan bayi dan balitanya serta tidak membawa mereka keluar rumah tanpa pengawasan dan berkumpul di tempat-tempat keramaian
 

EDITOR

Media Indonesia

loading...

Berita Terkait

Komentar