#limbahmedis#rsudam#beritalampung

Pasien Isolasi Mandiri Perlu Edukasi Kelola Limbah Infeksius

Pasien Isolasi Mandiri Perlu Edukasi Kelola Limbah Infeksius
Insenerator RSUDAM. Dok


Bandar Lampung (lampost.co) -- IDI Bandar Lampung meminta agar masyarakat hati-hati dengan limbah infeksius. Khususnya terhadap pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Ketua IDI Bandar Lampung, Aditya M Biomed, menjelaskan masyarakat tidak memiliki insenerator untuk mengelola limbah medis. Padahal limbah infeksius tidak boleh dibuang sembarangan.

Ia menyarankan agar pasien yang sedang isolasi mandiri agar langsung memusnahkan limbah medis yang digunakan. Sehingga tidak membahayakan kesehatan orang lain.

"Karena tidak memiliki alatnya, lebih baik langsung dimusnahkan seperti dibakar dari pada dibuang ke tempat sampah," ujarnya, Kamis, 4 Februari 2021.

Ia juga meminta tim surveilans memberikan edukasi terkait pengelolaan limbah medis. Sehingga, masyarakat khususnya pasien yang sedang isolasi mandiri bisa mengelola dengan baik. "Surveilans tidak hanya mendata, tapi juga memberikan edukasi secara komprehensif," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, pengelolaan limbah medis dilakukan RSUD Abdul Moeloek melalui bekerjasama dengan pihak ketiga. Hal itu karena insenerator yang dimiliki rumah sakit pemerintah itu tak lagi berfungsi.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait