#viruscorona#wabahcorona#beritalampung

Pasien Covid-19 Metro Bertambah Jadi 26 Orang

( kata)
Pasien Covid-19 Metro Bertambah Jadi 26 Orang
Penjabat Sekda Kota Metro sekaligus juru bicara gugus tugas pencegahan Covid-19 di Kota Metro, Misnan. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co): Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Metro kembali bertambah. Hingga Minggu, 27 September 2020 kini berjumlah 26 orang. Penambahan pasien positif Covid-19 tersebut berasal dari seorang ASN.

Penjabat Sekda Kota Metro sekaligus juru bicara gugus tugas pencegahan Covid-19 di Kota Metro, Misnan, membenarkan adanya penambahan pasien Covid-19 di Kota Metro.

“Ya. Hari ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Metro bertambah, kini menjadi 26 pasien. Pasien berisinial PU (47) asal Metro Barat. Pasien dinyatakan positif setelah menjalani swab pada tanggal 22 September lalu dan hari ini dinyatakan positif Covid-19,” kata PJ Sekda Kota Metro saat dihubungi, Minggu, 27 September 2020.

Dia menjelaskan, sebelum pasien 26 dinyatakan positif Covid-19, sebelumnya pasien aktif sebagai ASN di Lampung Tengah.

“Sebelum dinyatakan positif, PU kerap melakukan kunjungan dinas tiap kecamatan di Lampung Tengah pada awal September. Kemudian usai kegiatan, dirinya merasakan demam tidak kunjung reda selama sepekan. Pada hari Jumat, 11 September 2020 yang bersangkutan menjalani rapid test dengan hasil reaktif,” ujar dia.

Dia menambahkan pada 21 September 2020, pasien kembali melakukan rapid test kedua dengan hasil yang sama. Setelah itu pada 22 September 2020 menjalani tes swab dan pada 26 September dinyatakan positif Covid-19.

"Saat ini pasien sudah membaik dan menjalani isolasi mandiri di rumah atas permintaan keluarga,” tambahnya.

Sebelumnya pada 28 Agustus 2020 anak yang bersangkutan baru saja pulang dari Kalimantan. Setelah dilakukan rapid test diketahui hasil nya nonreaktif.

Saat ini Pemkot Metro dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah telah melakukan koordinasi untuk melakukan tracking kepada orang yang pernah kontak dengan pasien termasuk Tim Penggerak PKK di Lampung Tengah.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...


Berita Terkait



Komentar