Covid-19

Pasien Covid-19 Meninggal di Lamsel Bertambah Dua Orang

Pasien Covid-19 Meninggal di Lamsel Bertambah Dua Orang
(Dok. pixabay.com)


KALIANDA (Lampost.co) -- Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan bertambah 12 orang dan dua orang diantaranya meninggal dunia. Sehingga, total kini menjadi 490 orang. 

"Penambahan 12 pasien konfirmasi baru dan dua kasus kematian itu berasal dari Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Ketapang, Bakauheni, Jatiagung, dan Natar," ujar Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan Eka Riantinawati, Kamis malam, 14 Januari 2021.

Menurut dia, penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu rinciannya pasien nomor 479, seorang laki-laki berinisial M (47), warga Desa Palembapang, Kecamatan Kalianda. Pasien nomor 480, seorang perempuan berinisial K (6), warga Desa Palembapang, Kecamatan Kalianda. Pasien nomor 481, seorang lelaki berinisial DY (37), warga Desa Muara Putih, Kecamatan Natar merupakan hasil tracing dari kasus terkonfirmasi positif Lamsel nomor 474.

Kemudian pasien nomor 482, seorang laki-laki berinisial E (40), warga Desa Banding, Kecamatan Rajabasa. Pasien nomor 483, seorang laki-laki berinisial G (27), warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang. Pasien nomor 484, seorang perempuan berinisial I (24), warga Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni merupakan hasil tracing dari kasus terkonfirmasi positif Lamsel nomor 409. 
Pasien nomor 485, seorang laki-laki berinisial PH (56), warga Kampung Jering, Kecamatan Bakauheni. 

Lalu pasien nomor 486, seorang laki-laki berinisial AF (30), warga Desa Way Huwi, Kecamatan Jatiagung. Pasien nomor 487, seorang perempuan berinisial M (59), warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Jatiagung. Pasien nomor 488, seorang perempuan berinisial MM (68), warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung. Pasien nomor 489, seorang perempuan berinisial S (66), warga Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda. Pasien nomor 490, seorang perempuan berinisial Sm (75), warga Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda. 

Untuk kasus kematian, kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan itu, pasien nomor 488, seorang perempuan berinisial MM (68), warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung. Dimana pada 4 Januari 2021, pasien mengalami keluhan lemas, tidak nafsu makan, mual, dan sakit kepala. 

"Pasien itu berobat ke rumah sakit swasta di wilayah Kota Bandar Lampung. Lalu dilakukan pengambilan swab pertama dan pasien dirawat di ruang isolasi rumah sakit tersebut. Pada 7 Januari 2021, pasien dinyatakan meninggal dunia dan dilakukan pemulasaraan (pemakaman) jenazah  secara protokol Covid-19. Dimana dari hasil laboratorium pada 8 Januari 2021, dinyatakan terkonfirmasi positif korona," katanya.

Dia menambahkan, pasien nomor 490, seorang perempuan berinisial Sm (75), warga Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda pada 29 Desember 2020, pasien mengalami keluhan batuk, sesak nafas, dan lemas. Lalu pada 4 Januari 2021, pasien berobat ke rumah sakit pemerintah di wilayah Kabupaten Lampung Selatan dan dilakukan pengambilan swab pertama.

"Pada 5 Januari 2021, pasien meninggal dunia dan dilakukan pemulasaraan jenazah secara protokol Covid-19. Yang  bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 8 Januari 2021 dari hasil pemeriksaan laboratorium," tambah dia.

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait