#Covid-19#metro

Pasien Covid-19 Kota Metro Bertambah Enam Orang, Satu di Antaranya Meninggal

Pasien Covid-19 Kota Metro Bertambah Enam Orang, Satu di Antaranya Meninggal
Petugas usai melakukan pemakaman salah satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia pada 21 Desember 2020 lalu. Lampost/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Kota Metro kembali mencatat enam penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Satu pasien meninggal dengan hasil swab positif.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Metro Misnan mengatakan dengan adanya penambahan tersebut total kasus yang terjadi mencapai 224 pasien.

"Hari ini kami mencatat 224 pasien positif. Satu di antaranya sudah meninggal dan hasil swabnya positif Covid-19," kata dia, Rabu, 23 Desember 2020.

Dia menambahkan, tiga pasien dinyatakan positif pada 20 Desember.

Pasien 219, TY, perempuan, (65) dan Pasien 220, S, perempuan, (61) keduanya warga Metro Selatan. Pada 22 November pasein menghadiri resepsi pernikahan di rumah adiknya. Kemudian 25 November mengeluh batuk, pilek dan demam. Pada 28 November mengeluh nyeri di ulu hati, mual dan muntah. Kemudian 15 Desember di rapid hasilnya reaktif. Pada 16 Desember diswab dan 20 Desember hasil swab dinyatakan positif. Saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah. 

Pasien 221, M, perempuan, (49), warga Metro Timur. Awalnya pada 6 Desember pergi ke Natar, Lamsel. Kemudian pada 10 Desember pergi ke pantai, lalu pada 12 Desember mengeluh demam. Pada 15 Desember berobat dan 20 Desember di bawa ke rumah sakit, pada 21 Desember diswab dan hasil nya dinyatakan positif.

Pasien 222, EAG, (6) warga Metro Utara. Pasien merupakan anak dari AG  (Pasien 201). Pada 19 Desember melakukan swab mandiri dan 20 Desember hasil swab dinyatakan positif. Saat melakukan isolasi mandiri di rumah.

Pasien 223, RSS, perempuan, (66) warga Metro Barat. Awalnya pada 5 Desember pasien melayat ke Purbolinggo, Lamtim. Kemudian 6 Desember ada anaknya pulang dari Malang, Jawa Timur. Lalu pada 13 Desember berobat ke rumah sakit dengan keluhan diabetes dan asma lalu dirawat, saat dirapid hasilnya reaktif.

Kemudian 17 Desember pasien boleh pulang untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun pada 19 Desember pasien berobat ke rumah sakit lagi dengan keluhan anemia dan dirawat diruang isolasi. Pada 20 Desember di swab hasilnya positif. Pada 21 Desember 2020 sekitar pukul 10.00 WIB pasien meninggal dunia dan dimakamkan dengan protokol kesehatan standar Covid-19.

Pasien 224, M, perempuan,(42) warga Metro Timur. Kronologisnya pada awal Desember pasien pergi ke Bandar Lampung. Kemudian pada 4 Desember berobat ke rumah sakit dengan keluhan diare. Pada 8 Desember diswab dan 18 Desember hasil swab dinyatakan positif. Saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait