#Covid-19#Metro

Pasien Covid-19 di Kota Metro Bertambah 18 Orang 

Pasien Covid-19 di Kota Metro Bertambah 18 Orang 
Penjabat Sekda Kota Metro, Misnan/Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Sebanyak 18 orang tercatat dalam penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Metro. 

Penjabat Sekda Kota Metro Misnan yang juga juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Metro membenarkan adanya penambahan pasien tersebut.

"Hari ini 18 orang tercatat sebagai pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19," kata dia, Minggu, 20 Desember 2020.

Misnan menjelaskan, pasien nomor 201 adalah laki-laki berinisial AG, warga Metro Utara. Sementara pasien 202, perempuan, inisial S, usia 67 tahun, warga Metro Utara, dinyatakan positif pada 17 Desember setelah uji swab.

"Pasien 203 M (almarhumah) 58 tahun, warga Metro Selatan. Pasien mempunyai riwayat diabetes. Pada 7 Desember kontrol ke dokter kemudian dirujuk ke rumah sakit. Pada 10 Desember diswab, dan 12 Desember pukul 17.00 WIB pasien meninggal, kemudian pada 17 Desember hasil swab dinyatakan positif," kata Misnan.

Sementara, pasien 204 berinisial A, perempuan, warga Metro Pusat. Pasien 205, perempuan, inisial RME, warga Metro Timur dikabarkan positif setelah uji swab pada 10 Desember dan hasilnya keluar pada 17 Desember 2020.

"Untuk pasien 206 BJ (42) warga Metro Timur, pasien merupakan seorang guru di Kota Gajah, Lampung Tengah. Pada 8 Desember mengeluh batuk, mual dan muntah lalu berobat ke klinik. Kemudian pada 10 Desember ke rumah sakit, pada 14 Desember di swab dan 17 Desember hasilnya dinyatakan positif. Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri di rumah," kata dia.

Dia menambahkan, pasien 207 adalah EY (30), warga Metro Utara. Pasien bekerja di rumah sakit di Lampung Tengah. Pada 2 Desember mengeluh batuk dan hilang rasa penciuman. Kemudian pada 8 Desember masuk kerja dirapid hasilnya reaktif. Pada 10 Desember diswab dan 17 Desember hasil swab dinyatakan positif.

"Pasien 208 laki-laki usia 25 tahun inisial BS warga Yosomulyo, pasien 209 laki-laki usia 37 tahun warga Hadimulyo Barat, pasien 210 laki-laki usia 34 tahun asal Ganjarasri, dan pasien 211 laki-laki 23 tahun warga Metro Barat. Keempatnya dinyatakan positif pada 18 Desember," kata dia.

Pasien 212, perempuan inisial DF usia 36 tahun warga Yosodadi dinyatakan positif pada 17 Desember, setelah diswab akibat mengeluh deman dan hilang penciuman sejak 28 November. Kemudian pasien 213, laki-laki inisial MAS usia 37 tahun warga Metro Pusat dikonfirmasi positif pada 17 Desember.

Selanjutnya, pasien 214 perempuan usia 53 tahun asal Tejosari dinyatakan positif pada 16 Desember.

"Sementara pasien 215 perempuan 23 tahun warga Tejoagung merupakan seorang tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit. Pada 7 Desember mengeluh demam, namun saat rapid test hasilnya non reaktif. Kemudian pada 9 Desember pasien hilang rasa penciuman, dan 10 Desember di swab, pada 16 Desember hasil swabnya dinyatakan positif.

Pasien 216, laki-laki usia 72 tahun warga Hadimulyo Barat mengeluh sesak sejak 10 Desember. Selanjutnya pada 17 Desember berobat ke Rumah Sakit dan diswab. 18 Desember dinyatakan positif.

Kemudian pasien 217 laki-laki inisial S asal Iringmulyo. Diswab pada 18 Desember dan dinyatakan positif. Sementara pasien 218 perempuan inisial R usia 35 tahun warga Yosomulyo. Pasien pendidikan satu bulan di Bandung, kemudian isolasi mandiri di rumah. Pada 17 Desember diswab dan 19 Desember dinyatakan positif.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait