#covid-19

Pasien Baru Terkonfirmasi Covid-19 di Lamsel Dikabarkan Warga Palas

( kata)
Pasien Baru Terkonfirmasi Covid-19 di Lamsel Dikabarkan Warga Palas
Ilustrasi. Medcom.id

Kalianda (Lampost.co) -- Satu tambahan pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung Selatan dikabarkan warga Kecamatan Palas. Bahkan, informasi yang berkembang pasien kini sedang menjalani isolasi mandiri.

Saat dikonfirmasi Lampost.co melalui sambungan telepon, Minggu sore, 31 Mei 2020, kepala desa pasien terkonfirmasi covid-19 membenarkan ada salah satu warganya yang menjalani isolasi mandiri di rumah setelah memiliki riwayat pulang dari Serang dan mengalami sakit tenggorokan. "Dia seorang sopir yang bolak balik bawa barang ke mana-mana. Terakhir dia dari Serang, kemudian mengeluh sakit tenggorokan. Tapi, bukan terkena covid-19. Insya Allah, warga kami sehat semua," katanya.

Dia mengatakan pihaknya juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di rumah orang tersebut. Selain itu, pihaknya menyalurkan bantuan kepada keluarga pasien berupa beras 15 kg, telur 2 kg, minyak 2 kg, jeruk 2 kg, vitamin, sabun cair, odol, dan lainnya.

"Ya, namanya dia sedang menjalani isolasi mandiri enggak bisa cari duit. Kami bantu kebutuhannya selama isolasi mandiri. Termasuk penyemprotan sudah kami lakukan di rumahnya sebagai antisipasi," kata dia.

Berita terkait: Pasien Covid-19 di Lamsel Bertambah Satu Orang

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Palas, Rosmeli enggan berkomentar terkait pasien terkonfirmasi positif covid-19 asal Kecamatan Palas. Sebab, ia mengaku bukan wewenangnya untuk menjawab persoalan kasus covid-19.

"Maaf, saya enggak bisa komentar. Itu wewenang dari tim gugus tugas kabupaten dan provinsi. Ini juga supaya tidak menimbulkan keresahan masyarakat. Silakan konfirmasi ke tim gugus kalau mau lebih jelas," katanyaa.

Terpisah, Juru bicara Tim Gugus Tugas Lampung Selatan Jimmy Banggas Hutapea mengatakan sesuai protokol kesehatan, pasien konfirmasi positif covid-19 dengan gejala ringan, bisa diisolasi mandiri. Meski demikian, pasien tetap dimonitor petugas kesehatan.

"Petugas kesehatan akan memonitor pasien, bila tidak memungkinkan lagi isolasi mandiri, tentu dirujuk ke rumah sakit. Ini juga untuk menghilangkan stigma di masyarakat terhadap pasien covid 19," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar