#umkm#digital

Pasar Tani Dongkrak Ekonomi Warga Metro

Pasar Tani Dongkrak Ekonomi Warga Metro
Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin saat menyambangi pasar tani Agro Ceria besutan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro mengadakan pasar tani Agro Ceria guna meningkatkan perekonomian petani di wilayah setempat. 

Kepala DKP3 Kota Metro, Herry Wiratno mengatakan, selain dalam bentuk digital, pasar tani Agro Ceria juga digelar secara offline atau langsung. Digelarnya pasar tani ini terutama untuk mempertemukan customer dan pemilik produk agar saling percaya. 

"Kami memfasilitasi para petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya. Ini merupakan upaya untuk menjalin kepercayaan dan hubungan baik antara penjual dan pembeli," kata dia, Jumat, 24 Desember 2021. 

Baca: Bank Wakaf Mikro Dorong Penguatan Ekonomi Lampung

 

DKP3 Metro mengeklaim tidak mengulirkan anggaran pemerintah untuk mengumpulkan para pelaku UMKM melalui program tersebut. 

“Kegiatan pasar tani ini juga no budget pemerintah. Artinya tidak mengunakan anggaran pemerintah apapun. Namun, kami juga membantu fasilitas seperti tenda dan meja yang dijadikan sebagai booth mereka," tambahnya. 

Dia menjelaskan, kedepannya kegiatan ini juga akan digelar di masing-masing kelurahan yang memiliki program unggulan kelompok tani. 

"Memang ini masih kami adakan di halaman kantor dinas. Tidak menutup kemungkinan ini akan digelar secara langsung di 22 kelurahan. Tujuannya untuk menghidupkan e-commerce yang sedang digagas," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengapresiasi langkah terobosan yang dilakukan DKP3 Metro dalam mendorong perekonomian masyarakat.

"Pasar tani ini merupakan terobosan baru yang mempermudah akses jual beli. Tentunya dengan adanya pasar tani ini dapat mempromosikan produk dari segala aspek, baik pertanian, peternakan dan olahan lainnya," kata dia. 

Dia menambahkan, dengan didirikannya pasar tani juga dapat meminimalisir terjadinya pihak ketiga antara petani dan pembeli. 

"Jadi bisa langsung, tanpa melalui tengkulak. Dan harga juga jadi lebih stabil," tambahnya. 

Wahdi berharap dengan dilakukannya pembelian produk lokal dapat membantu perekonomian masyarakat. 

"Ini kan bisa di akses juga secara online. Jadi kita juga harus memberdayakan potensi lokal. Filosofinya dari kita dan untuk kita," ungkapnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait