#pertanian#beritalampung

Pasar Komoditas Pertanian Lampung Ditarget Meluas

Pasar Komoditas Pertanian Lampung Ditarget Meluas
Kopi sebagai salah satu produk perkebunan unggulan Lampung. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan perluasan pasar komoditas pertanian secara domestik. Proyeksi itu guna meningkatkan ekonomi daerah pada 2022.

"Upaya ini sejalan dengan hasil pertanian di Lampung yang meningkat. Sehingga kami berusaha memperluas pasar penjualan hasil pertanian secara domestik," kata Plt Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, Minggu, 23 Januari 2022. 

Menurutnya, penyerapan produk pertanian tidak hanya berorientasi pada ekspor, tetapi juga untuk memenuhi pasar domestik. Sebab, masih banyak daerah lain yang membutuhkan pasokan komoditas dari sini," katanya.

Dia juga mengupayakan produk hasil perkebunan diolah langsung di Lampung. Hal itu untuk mengurangi penjualan bahan mentah, sehingga kesejahteraan petani pun meningkat.

"Kami ingin petani tidak terpuruk, sehingga untuk mengurangi penjualan barang mentah, seperti kopi, tidak semua dijual dalam bentuk biji hijau. Tapi, diolah menjadi bubuk kopi agar ada nilai tambah bagi petani," katanya.

Untuk memperluas pasar domestik, pihaknya akan melakukan penjajakan kerja sama dengan berbagai provinsi dan mengenalkan sejumlah hasil tani unggulan Lampung. 

"Kami coba jajaki kerja sama dengan skema Government to Government, seperti di Jawa Timur, peluang pasarnya ada sekitar 70 persen. Selain itu ada Bangka Belitung," ucapnya.

Sementara, pemerintah daerah juga membuka peluang bagi pelaksanaan kerja sama dengan pendampingan dan pengelolaan hasil pertanian di daerah.

"Dibuka juga peluang untuk pendampingan atau pembuatan pabrik pengolahan dengan syarat harus didirikan di Lampung. Jadi komoditas yang dijual bentuknya olahan bukan mentah," ujarnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait