#bandarlampung#beritalampung

Paripurna Ditunda karena Anggota DPRD Kota Tolak Sidang Dipimpin Wiyadi

Paripurna Ditunda karena Anggota DPRD Kota Tolak Sidang Dipimpin Wiyadi
Rapat paripurna DPRD Bandar Lampung tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 Kota Bandar Lampung ditunda, Selasa, 22 Juni 2021. Lampost.co/Deta


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rapat paripurna DPRD Bandar Lampung tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 Kota Bandar Lampung ditunda, Selasa, 22 Juni 2021.

Penyebabnya, terdapat 29 anggota DPRD menolak hadir karena sidang paripurna dipimpin Ketua Wiyadi. 

Wakil Ketua II, Aep Saripudin, mengatakan kehadiran anggota pada sidang paripurna tersebut hanya 18 orang. Dengan demikian rapat tidak dapat dilanjutkan, karena tidak memenuhi syarat kuorum. 

"Sesuai aturan persidangan rapat dengan jumlah kehadiran anggota sebanyak 18 orang dari 50 anggota, rapat ditunda sampai waktu yang ditentukan," ujar Aep, Selasa, 22 Juni 2021.  

Sebelumnya juga paripurna itu sempat diskors selama 1 jam sebanyak 2 kali. Namun, peserta rapat yang tidak kuorum diusulkan agar sidang ditunda. 

Anggota DPRD yang tidak hadir karena menolak paripurna dipimpin Ketua DPRD Wiyadi. Penolakan tersebut ditunjukkan dengan walk out atau keluar dari ruang persidangan. Sejumlah anggota DPRD yang meninggalkan ruang sidang berasal dari fraksi Golkar, Demokrat, Gerindra dan PAN. 

Anggota Fraksi PAN, Hadi Tabrani, menjelaskan mereka tidak ingin menghadiri agenda rapat paripurna yang dipimpin Ketua Wiyadi. 

"Pimpinan rapat sifatnya kolektif kolegial, siapa saja bisa, seperti Wakil Ketua I, II atau III dan kami tidak ingin Wiyadi memimpin jalannya sidang paripurna ini," ujar dia.  

Senada, anggota fraksi Partai Golkar, Ali Wardana, mengatakan sesuai kesepakatan bersama jika kegiatan paripurna tetap dipimpin Wiyadi, maka dia dan anggota lain tidak akan hadir. 

"Kami tetap tidak hadir apabila rapat masih demikian. Rapat akan kami gelar di ruangan lain bersama anggota lainnya," katanya. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait