#kenaikanharga#bahanpokok#siasat

Para Ibu Siasati Belanja di Tengah Naiknya Harga Kebutuhan Pokok

Para Ibu Siasati Belanja di Tengah Naiknya Harga Kebutuhan Pokok
Harga beragam kebutuhan melambung tinggi. (Foto:Lampost)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Ibu Rumah Tangga (IRT) harus putar otak untuk mengatasi dan menyiasati kenaikan harga bahan poko di pasar tradisional yang terjadi saat ini.


Seorang warga di Kelurahan Way Kandis, Tanjungsenang, Kota Bandar Lampung, Arsih (29), mengungkapkan dirinya harus menyiasati ketika berbelanja untuk kebutuhan mingguan. 

"Udah pada naik sekarang di pasar, terutama sayuran sebelumnya Rp5 ribu bisa dapat lima ikat sayuran sekarang sudah enggak bisa, bayam sekarang Rp4 ribu per ikat, kangkung Rp3 ribu per ikat," ungkapnya, Jumat, 10 Juni 2022. 

Tidak hanya sayuran, menurutnya, kenaikan harga juga terjadi di beberapa bumbu dapur, seperti cabai, bawang merah, serai, kemiri jeruk nipis dan lain lain. 

"Jadi sekarang harus disiasati biasanya beli sayuran tiga ikat sekarang cuma dua ikat, cabai beli dicampur supaya tetap bisa beli jangan sampai tidak dibeli sama sekali," kata dia. 

Hal serupa juga dikeluhkan warga Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Kedaton, Minta (27), dirinya cukup kaget ketika terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok sehingga ia pun harus mengakali dengan mengganti atau mengurangi stok pembelian. 

"Apa lagi telur kan memang konsumsi harian begitu harganya naik kaget jadi harus diakali, misal biasanya beli 1 kg sekarang jadi dikurangi beli setengah kilo aja," ujar dia. 

Dirinya berharap harga telur ayam di pasar yang saat ini berada di kisaran Rp27 ribu hingga Rp29 ribu per kg dapat kembali normal, yaitu di kisaran harga Rp22 ribu sampai Rp25 ribu per kg.  

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait