#panwaslu#sosialisasi#pemilu2019

Panwaslu Tanjungkarang Timur Sosialiasi Pengawasan Pemilu

Panwaslu Tanjungkarang Timur Sosialiasi Pengawasan Pemilu
Ketua Panwaslu Tanjungkarang Timur Meilyadi (dua kiri) saat memberikan sambutan pada sosialisasi pengawasan pemilu, di Habitat Coffe and Resto Bandar Lampung, Selasa (18/12/2018). Lampost.co/Yusmart


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, menggelar sosialisasi pengawasan pemilu, di Habitat Coffe and Resto Bandar Lampung, Selasa (18/12/2018).

Sosialisasi itu dihadiri Camat dan Kapolsek Tanjungkarang Timur Rahmad dan Kompol Deni Saputra, Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum Bandar Lampung Yusni Ilham, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, dan mahasiswa.

Ketua Panwaslu Tanjungkarang Timur Meilyadi dalam sambutannya mengatakan sosialisasi pengawasan pemilu yang diselenggarakan pada hari ini merupakan agenda rutin Panwaslu, guna menghadapi pemilu pada 17 April 2019.

Menurut dia, peran serta masyarakat pada Pemilu mendatang sangat dibutuhkan untuk menjadi partisipan pengawasan pemilu, karena tenaga pengawasan Pemilu yang ada sangat terbatas.

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadi pengawas pada Pemilu mendatang. Melalui sosialisasi ini tentunya masyakarat dapat berperan serta untuk membantu mengawasi Pemilu," kata dia.

Camat Tanjungkarang Timur, Rahmad menerangkan pelaksanaan Pemilu sudah cukup dekat sehingga partisipasi masyakarat sangat dibutuhkan guna menyukseskan Pemilu.

Namun, dalam menjaga netralitas pelaksanaan Pemilu, menurut dia masyarakat berstatus Aparatur Sipil Negara diminta untuk tidak berpihak dari segala pengaruh pada kepentingan pemilu mendatang.

"Seluruh warga negara memiliki hak untuk memilih pada Pemilu mendatang. Namun, bagi ASN tidak dibolehkan untuk mengarahkan calon tertentu pada pemilu mendatang. ASN harus netral," ujar dia.

Kemudian Kapolsek Tanjungkarang Timur Kompol Deni Saputra mengatakan, Pemilu merupakan momentum bagi masyarakat dalam menentukan pemimpin dimasa mendatang.

Menurut dia, bagi masyarakat hendak melaksanakan kampanye harus memperhatikan payung hukum sebelum melakukan kegiatan. "Sebelum melaksanakan kampanye harus mengikuti aturan. Tugas Panwascam harus mengawasi hal itu," kata dia.

EDITOR

Yusmart Dwi Saputra

loading...


Berita Terkait



Komentar