#Baznas#Lampura#Zakat

Pandemi, BAZNAS Lampung Utara Berhasil Tingkatkan Zakat Perorangan

Pandemi, BAZNAS Lampung Utara Berhasil Tingkatkan Zakat Perorangan
BAZNAS Lampung Utara berhasil meningkatkan zakat Perorangan. (Foto:Dok. BAZNAS)


Kotabumi (Lampost.co)--Kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), patut menjadi contoh bagi BAZNAS lainnya di Lampung.


Pandemi Covid-19 mayoritas BAZNAS mengalami penurunan dalam pengumpulan zakat, infaq dan sadaqah (ZIS), kondisi berbeda di BAZNAS Lampung Utara yang justru meningkat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua II BAZNAS Lampura H. Muhammad Munzir, dan H. Ahmad Nuhman (Waka III), saat menerima kunjungan Wakil Ketua Bidang Administrasi dan Umum BAZNAS Provinsi Lampung H. Sudirman Subing, di BAZNAS Lampura, Kamis,  7 Oktober 2021.

Menariknya, BAZNAS Lampung Utara berhasil menggugah dan menggali potensi zakat dari perorangan dan perusahaan swasta. Sedangkan dari Pemerintah Kabupaten masih rendah kurang dari 20 persen. 

"Dari Pemkab dan OPD yang ada di Lampung Utara yang aktif pengawainya menyalurkan zakat melalui BAZNAS kurang dari 20 persen. Yang aktif Bagian Kesra dan Kemenag. Sedangkan OPD lainnya belum tergerak untuk mengeluarkan zakat melalui BAZNAS," ujar Munzir.

Ditambahkan Bagian Administrasi BAZNAS Lampura Nadjibudin, rendahnya zakat pegawai di Lampura, karena belum ada dorongan dari Kepala Daerah baik melalui instruksi atau imbauan. Tapi, dengan usaha yang dilakukan para komisioner BAZNAS dan tenaga administrasi BAZNAS Lampura melalui penggalian zakat perorangan dan perusahaan swasta pengumpulan zakat BAZNAS Lampura mengalami kenaikan. Hingga September 2021, zakat yang telah terkumpul melalu BAZNAS Lampura sebesar Rp1,404 miliar lebih dan telah didistribusikan kepada mustahik sebesar Rp1,187 miliar.

Selain menggali zakat di perusahaan swasta seperti RS Handayani, BPR Syariah Kotabumi dan usaha lainnya. BAZNAS Lampura juga menggali potensi zakat perorangan melalui masjid-masjid dengan membuka UPZ.

Munzir menambahkan, untuk penyaluran zakat, BAZNAS Lampura telah mendistribusikan kepada mustahik. Namun ada juga penyaluran untuk membantu perekonomian masyarakat miskin. Seperti bantuan sapi sudah puluhan ekor sapi dan kambing ratusan ekor kambing. Bagi masyarakat yang mendapatkan bantuan kambing, jika kambingnya sudah beranak, maka induknya diambil dibantukan ke yang lain. Sedangkan bantuan sapi, induknya untuk penerima sedangkan anaknya diambil untuk diberikan kepada yang lain. Dari bantuan kambing BAZNAS, ada salah satu kampung di Kecamatan Abung Selatan, menjadi kampung ternak kambing.

Wakil Ketua Bidang Administrasi dan Umum BAZNAS Provinsi Lampung Sudirman Subing, mengapresiasi kinerja tim BAZNAS Lampung Utara yang luar biasa. Di masa pandemi ini, sebagian besar penghimpunan BAZNAS mengalami penurunan, tapi di Lampura malah mampu menggerakkan sumber zakat perorangan sehingga pengumpulan zakat meningkat.

"Ini luar biasa, disaat pengumpulan zakat di musim pandemi menurun, justru di Lampung Utara meningkat. Tentu ini tidak terlepas dari kinerja Tim BAZNAS Lampung Utara yang mampu menyadarkan umat untuk berzakat dan tidak bergantung dengan zakat pegawai. Ini patut dicontoh bagi BAZNAS lainnya. BAZNAS Lampura juga transpara dalam peroleh Zakat dan penggunaan zakat," ujar Sudirman.

Ia mengatakan, BAZNAS Provinsi Lampung ingin meningkatkan sinergitas dengan BAZNAS Kabupaten/Kota di Lampung. Sinergitas ini dilakukan dengan pembinaan dan saling melengkapi dan mengisi program.

 

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait